Rabu, 24 April 2024

Dinas Kesehatan Gencarkan Pelayanan Pendaftaran KIS di Puskesmas dan MPP

PEMERINTAHAN   Mar 15, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.611 Kali


id6862_20230314114344_IMG_1100.jpg
UHC AWARD 2023: Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima penghargaan atas capaian jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) dari pemerintah pusat di acara UHC Award 2023 di Gedung Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/03/2023). Foto: Wulan MY/Newsroom Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi terus memperluas cakupan Universal Health Coverage (UHC) dengan membuka titik-titik pelayanan, agar masyarakat Kabupaten Bekasi bisa memiliki asuransi kesehatan yang iurannya ditanggung pemerintah daerah. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah menyampaikan perluasan cakupan UHC dilakukan dengan membuka pelayanan pendaftaran di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Puskesmas. 

Langkah tersebut memacu cakupan UHC Kabupaten Bekasi yang saat ini mencapai 98,07 persen sehingga Pemkab Bekasi diganjar penghargaan UHC Award 2023 dari pemerintah pusat. 

"Sejak satu tahun terakhir ini, melihat perkembangan terus bergerak. Kita buka pendaftaran di Mal Pelayanan Publik, bahkan mulai tahun 2023 kita juga membuka gerai pendaftaran KIS di semua Puskesmas, ini sangat mengangkat dan mempercepat cakupan UHC," ungkap Alamsyah, di kantornya, Komplek Pemkab Cikarang Pusat, pada Rabu (15/03/2023).

Selain itu, lanjut Alamsyah, desa-desa juga tidak luput dari sasaran. Pihaknya membuka stand melalui Mobile Customer Service untuk pendaftaran JKN KIS Kabupaten Bekasi.

"Di desa-desa kita membuka stand untuk membuka pelayanan pendaftaran JKN-KIS untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi, kemudian seluruh rumah sakit, termasuk swasta, kita berikan edukasi agar masyarakat yang belum terdaftar BPJS bisa mendaftar peserta," jelasnya.

Mengenai masyarakat yang sudah terdaftar di JKN Jamkesda, Alamsyah menyebutkan, telah dialihkan ke peserta BPJS Kesehatan sehingga terus menambah capaian UHC.

"Ya, sosialisasi di desa-desa, melalui kader-kader kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, pentingnya asuransi kesehatan, mungkin tidak dipakai saat itu, tapi untuk jaga-jaga kalau sakit sudah bisa ditolong dengan BPJS Kesehatan," jelasnya.

Selain itu, Alamsyah menyampaikan, Dinas Kesehatan bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam menyampaikan sosialisasi cakupan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. 

"Sudah terbukti bahwa dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan Insya Allah mutu pelayanan kesehatannya bisa dijamin setiap saat," ujarnya.

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Cegah DBD Kepala Puskesmas Sukadami Ajak Masyarakat Budayakan PHBS
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sukseskan MTQ ke-38 Jawa Barat, Pemkab Bekasi Gerakkan Perangkat Daerah dan Unsur Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Minta Perumda Tirta Bhagasasi Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Penari, Puskesmas Sukaindah Targetkan 100 Persen Imunisasi Balita
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik