Desa Mekarmukti Bentuk Panitia Pilkades, Siapkan TPS untuk 18 Ribu Pemilih
UMUM
May 11, 2026 -
Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik -
Dibaca : 99 Kali
MUSDES : Pemerintah Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda pembentukan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) di Aula Kantor Desa Mekarmukti, pada Senin (11/05/2026). foto : Andre M. Jafar
CIKARANG UTARA - Pemerintah Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda pembentukan panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) di Aula Kantor Desa Mekarmukti, pada Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan awal dalam rangka persiapan pelaksanaan Pilkades yang akan datang. Musyawarah berlangsung dengan suasana tertib, penuh kekeluargaan, serta dihadiri berbagai unsur masyarakat dan lembaga desa.
Musdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mekarmukti, Dede Sulaeman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembentukan panitia Pilkades merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan kepala desa berjalan sesuai aturan, transparan, aman, dan demokratis.
Menurutnya, panitia yang nantinya terbentuk harus mampu menjaga integritas dan netralitas selama proses Pilkades berlangsung. Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi desa tetap kondusif demi suksesnya pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
“Melalui musyawarah desa ini, kami berharap panitia yang terbentuk nantinya dapat bekerja secara profesional, netral, serta mengedepankan kepentingan masyarakat demi terciptanya pelaksanaan Pilkades yang kondusif,” ujar Dede Sulaeman di hadapan peserta musyawarah.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Pilkades agar berjalan lancar tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Pilkades bukan hanya soal memilih pemimpin desa, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan warga. Karena itu, kami berharap seluruh tahapan dapat dijalankan dengan semangat demokrasi yang sehat dan saling menghormati,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mekarmukti, Teguh Santoso, menjelaskan bahwa jumlah hak pilih dalam Pilkades mendatang diperkirakan mencapai sekitar 18.000 jiwa. Dengan jumlah pemilih yang cukup besar tersebut, pihak desa mulai melakukan berbagai persiapan teknis guna memastikan proses pemungutan suara berjalan efektif dan tertib.
Menurut Teguh, setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya direncanakan melayani sekitar 500 pemilih. Skema tersebut disiapkan agar pelayanan kepada masyarakat saat pencoblosan dapat berlangsung lebih maksimal dan menghindari penumpukan pemilih.
“Untuk mendukung kelancaran proses pemungutan suara, setiap TPS nantinya akan diisi enam orang petugas. Komposisinya terdiri dari satu unsur LKD, dua petugas desa, dan tiga orang dari unsur masyarakat,” jelas Teguh Santoso.
Ia menambahkan, keterlibatan unsur masyarakat dalam kepanitiaan maupun petugas TPS menjadi bagian dari upaya menciptakan proses Pilkades yang terbuka dan partisipatif.
Selain membahas pembentukan panitia, forum Musdes juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran terkait mekanisme pelaksanaan Pilkades.
Sejumlah peserta musyawarah menyampaikan pentingnya menjaga netralitas panitia, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, hingga memastikan keamanan selama tahapan Pilkades berlangsung.
Para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir juga mengingatkan agar seluruh calon kepala desa maupun pendukungnya tetap menjaga persaudaraan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu konflik di lingkungan masyarakat.
Kegiatan Musdes tersebut dihadiri Kepala Desa Mekarmukti, Ketua BPD Desa Mekarmukti, Ketua Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ibu-ibu PKK, serta staf dan jajaran Pemerintah Desa Mekarmukti.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal proses demokrasi di tingkat desa agar berjalan aman dan damai.
Selama kegiatan berlangsung, suasana musyawarah terlihat penuh kebersamaan.
Diskusi berjalan secara terbuka dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat. Seluruh peserta tampak antusias memberikan pandangan demi terselenggaranya Pilkades yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.
Pemerintah Desa Mekarmukti berharap pembentukan panitia Pilkades melalui Musdes tersebut dapat menjadi awal yang baik dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan kepala desa ke depan.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Desa Mekarmukti optimistis pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, demokratis, dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Mekarmukti.
Reporter : Andre M Jafar
Editor : Fuad Fauzi