Kamis, 27 Agustus 2026

Cegah Tindak Pidana Korupsi, Pemkab Bekasi Optimalkan Penerapan Satuan Pengawasan Internal

PEMERINTAHAN   Dec 8, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.653 Kali


id6334_Compress_20221208_065757_7866.jpg


BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen dalam melakukan upaya konkret terhadap pencegahan korupsi. Salah satunya dengan mengoptimalkan keberadaan Satuan Pengawasan Internal (SPI) di wilayah Kabupaten Bekasi.  

"Satuan pengawas internal harus lebih diperkuat. Saya sudah instruksikan dan dibuat pedomannya untuk menyusun dan mengaktifkan SPI, sehingga nantinya setiap pengambilan keputusan di setiap dinas itu ada pengawasan internal,” kata Dani Ramdan usai menghadiri kegiatan Seminar Nasional dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Jawa Barat Tahun 2022, di Aula Gedung Sate Bandung, Selasa (6/12).

Selain keberadaan SPI, dirinya juga meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bekasi agar lebih terbuka dan merespon pengawasan dari masyarakat. 

Karena menurutnya, hal tersebut dapat menumbuhkan kesadaran diri terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan terlebih yang berkaitan dengan Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN). 

"Dengan cara itu, Insya Allah kita bisa mencegah perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya. 

Dani berharap, pada peringatan Hakordia ini masyarakat dan juga pemerintah daerah dapat bersinergi bersama dalam memberantas dan mencegah korupsi, khususnya di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Peringatan Hakordia ini memang peringatan rutin tiap tahun, yang bertujuan untuk selalu mengingatkan kembali semangat dan komitmen kita terhadap upaya-upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi," ujarnya. 

Pada peringatan Hakordia yang mengusung tema “Menciptakan Layanan Publik Bebas Korupsi” itu, Pelaksana Tugas Harian (Plh) Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan, dalam upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi sejak dini, maka pendidikan anti korupsi harus diperluas guna melahirkan generasi masa depan yang anti korupsi serta menumbuhkan rasa malu melakukan tindakan korupsi. 

Uu mengatakan, pemberantasan korupsi membutuhkan konsistensi serta kolaborasi dalam pencegahannya. Tak hanya itu, dibutuhkan pula inovasi kerja yang sistematis guna menutup peluang terjadinya korupsi. 

"Mari kita perkuat komitmen bersama untuk membentuk budaya anti korupsi di seluruh jajaran pemerintah daerah khususnya di Provinsi Jabar dan menyiapkan generasi muda yang anti korupsi," ujarnya.

 

Sumber : Prokopim Pemkab Bekasi. 

 

Sumber : Prokopim Pemkab Bekasi. 

 

 

Berita Lainnya

Jaga Produktivitas Hubungan Industrial, Disnaker Kabupaten Bekasi Minta Perusahaan Perkuat PP dan PKB
PEMERINTAHAN   Aug 27, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Peringatan Maulid Nabi di Ponpes At-Taqwa, Plt Bupati Bekasi Gagas Pembangunan Museum KH. Noer Alie
PEMERINTAHAN   Aug 25, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hadiri Musda XI DPD Partai Golkar, Plt Bupati Bekasi Sampaikan Pesan Kebersamaan Membangun Daerah
PEMERINTAHAN   Aug 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dari Infrastruktur hingga Pelayanan Publik, Warga Cikarang Timur Kini Bisa Sampaikan Pengaduan Lewat Lapor AA
PEMERINTAHAN   Aug 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Imbau ASN Bekasi Bijak Bermedia Sosial, Dorong Publikasi Kinerja Pemerintah
PEMERINTAHAN   Aug 24, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik