Kamis, 18 Juli 2024

Cegah Abrasi, Abang Mpok Kabupaten Bekasi Tanam Mangrove di Pesisir Muaragembong

PEMERINTAHAN   Jun 6, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 945 Kali


id7382_Compress_20230606_200411_1626.jpg
Sejumlah Abang Mpok Kabupaten Bekasi menggelar aksi penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, pada Senin (05/06/2023).

MUARAGEMBONG - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Abang Mpok Kabupaten Bekasi angkatan 2022 menggelar aksi penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, pada Senin (05/06/2023).

Perwakilan Abang Mpok Kabupaten Bekasi, Abang Dandi mengatakan, penanaman bibit mangrove tersebut sebagai upaya dalam melestarikan lingkungan serta mencegah terjadinya abrasi di wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Bekasi.

Selain itu, Dandi menjelaskan, pohon mangrove memiliki berbagai manfaat. Mulai dari manfaat ekologis dengan menghasilkan banyak oksigen dan manfaat ekonomis karena bisa diolah menjadi beragam makanan dan minuman.

"Mangrove ini sangat banyak manfaatnya, salah satunya bisa memperlambat laju abrasi, menghasilkan oksigen dan mengurangi cuaca panas," terangnya. 

Sebagai perwakilan Abang Mpok, Dandi mengajak warga Kabupaten Bekasi, khususnya warga setempat agar selalu melestarikan lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir.

Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi mengapresiasi dan mendukung penuh aksi penanaman bibit mangrove yang dilakukan oleh Abang Mpok Kabupaten Bekasi. 

Kegiatan positif ini, kata Qurtubi bertujuan agar masyarakat dapat memahami betapa pentingnya menanam mangrove. Selain menjadi sarana edukasi, penanaman bibit mangrove juga dalam jangka panjang dapat menjadi perisai hijau yang dapat melindungi daratan pesisir.

"Kita juga selalu kampanye tentang penanaman mangrove, karena abrasi di daerah kita sangat luas. Secara umum sekitar 2.400 hektar lahan di Muaragembong sudah habis terkena abrasi, untuk di Pantai Bahagia sendiri sekitar 1.800 hektar yang terkena abrasi," ujarnya. 

Qurtubi menambahkan, kegiatan menanam mangrove sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Kerjasama dilakukan dengan komunitas pecinta lingkungan, pemerintah kecamatan, CSR korporasi serta lintas sektor lainnya.

"Pemerintah Desa bersama Pokdarwis, pegiat lingkungan yang dibantu oleh CSR, sudah menanam mangrove yang ditanam kurang lebih sekitar 60 hektar," terangnya. 

Qurtubi berharap, penanaman bibit mangrove dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir Muaragembong. Selain itu dapat menumbuhkan kepedulian warga akan pentingnya mangrove bagi kehidupan kawasan pesisir.

Reporter : Refki Maulana

Editor      : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Tandatangani Pakta Integritas Tolak Judi Online
PEMERINTAHAN   Jul 17, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Dani Ramdan Sosialisasi Lomba Kampung Bersih di Sukatani dan Sukakarya
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Diskominfosantik Komitmen Cegah dan Lindungi Anak dari Bahaya Pornografi di Internet
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Apresiasi PT. Hyundai Latih Lulusan SMK Agar Siap Kerja
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ratusan RT/RW dari 8 Desa di Cikarang Timur Ikuti Sosialisasi Lomba Kampung Bersih
PEMERINTAHAN   Jul 16, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik