Sabtu, 23 Mei 2026

Camat Karangbahagia : Pelaku UMKM Berkontribusi Besar dalam Menyerap Tenaga Kerja

EKONOMI   Sep 14, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.797 Kali


id5664_Compress_20220914_211501_1305.jpg
Camat Karangbahagia, Karnadi

KARANGBAHAGIA - Pemerintah Kecamatan Karangbahagia tengah melakukan pendataan jumlah pelaku UMKM di setiap desa yang ada di wilayahnya. Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari surat edaran Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi. 

Camat Karangbahagia, Karnadi mengatakan, meskipun di wilayahnya sudah ada Forum UMKM, tapi pendataan tersebut dinilai penting agar mendapatkan data yang valid jumlah pelaku UMKM dari masing-masing desa. 

"Ya, pendataan ini penting untuk mengetahui jumlah pelaku UMKM di Kecamatan Karangbahagia, sehingga ke depan kita bisa melakukan pembinaan agar mereka bisa terus berkembang," kata Karnadi saat ditemui di kantornya, pada Rabu (14/09). 

Karnadi menyebutkan, pendataan UMKM di wilayahnya meliputi jenis usaha, produk yang dihasilkan, jumlah tenaga kerja, termasuk dari aspek permodalan. 

"Untuk jenis UMKM unggulan di kita diantaranya usaha meubeler di Desa Karangbahagia dan usaha tanaman hias di Desa Karangsatu," terangnya. 

Menurutnya, para pelaku UMKM sebagai penyangga ekonomi kerakyatan, harus mendapat pembinaan yang serius dari pemerintah, karena besar kontribusinya dalam menyerap tenaga kerja. 

"Sebagai contoh, usaha meubeler di Desa Karangbahagia itu dilakukan oleh sekitar 70 pengrajin yang mampu menyerap sekitar 230 tenaga kerja yang pendidikannya rata-rata SMP ke bawah," ujarnya. 

Karnadi mengatakan, warga yang menjadi tenaga kerja di bidang meubeler ini memiliki penghasilan sekitar Rp 75 ribu per hari. Meskipun nilai tersebut masih di bawah standar, namun cukup membantu masyarakat sekitar. 

"Ke depan, kami akan mendorong agar kesejahteraan mereka ditingkatkan. Salah satunya, bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan agar ada jaminan keselamatan kerja untuk mereka," ucapnya. 

Selain itu, Karnadi mengusulkan kepada pemerintah daerah, agar membantu memberikan subsidi kepada para pekerja di sektor UMKM untuk menambah kesejahteraan mereka. 

"Misalkan pendapatan mereka per hari Rp 75 ribu, pemerintah bisa memberikan subsidi Rp 25 ribu per hari, dikalikan berapa hari mereka bekerja dalam sebulan. Itu akan sangat membantu mereka," ungkapnya. 

Reporter : Fajar CQA

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Menata Pasar, Membuka Sejarah: Jejak Panjang Pasar Cikarang dari Era Kolonial hingga Kini
EKONOMI   May 7, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Disdag Pastikan Pasokan Bahan Pokok di Pasar Induk Cibitung Aman dan Stabil
EKONOMI   Apr 30, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Grand Opening PT Vitanova, Pemkab Bekasi Dukung Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
EKONOMI   Apr 26, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Terima Kunker Komisi V DPR RI, Sekda Dorong Optimalisasi Proyek Rusun Subsidi Meikarta
EKONOMI   Apr 1, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
H-1 Lebaran, Stok Bapokting di Pasar Induk Cibitung Melimpah dan Harga Stabil
EKONOMI   Mar 21, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik