Rabu, 24 April 2024

Bahas 7 Solusi Selektif, Dani Ramdan Ingin Tim Kerja Jalankan Konsep Quick Win

PEMERINTAHAN   Apr 13, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 576 Kali


id7049_Compress_20230413_171530_0906.jpg
FGD VIRTUAL : Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat memimpin rapat Virtual dalam Fokus Group Discussion (FGD) di Rumah Dinas Bupati, Komplek Pemda Cikarang Pusat, Kamis (13/4/2023). DANI IBRAHIM Newsroom/ Diskominfosantik

CIKARANG PUSAT - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membuka Focus Group Discussion (FGD) minggu ketiga bersama tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) membahas 7 solusi selektif peningkatan kinerja dan percepatan pembangunan Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Dani Ramdan dalam sambutannya secara virtual mengarahkan agar tim kerja sesuai dengan tugas dan fungsi OPD bisa menjalankan program dengan Quick Win, yaitu menjalankan program dimulai dari yang paling dekat, mudah dan mungkin (aplicable).

"Supaya ada hal yang Quick Win jadi ada hal yang bisa kita wujudkan dalam waktu dekat, karena ini penting untuk menjaga semangat motivasi kita, jika dalam tim kerja ini selalu kita temukan quick win dan kita temukan dari waktu ke waktu, walaupun dari hal sederhana," jelas Dani Ramdan, di rumah dinas, Komplek Pemkab Cikarang Pusat, pada Kamis, (13/04/2023).

Progres kerja dari masing-masing tim ini menurutnya harus terukur capaiannya dalam satu minggu. 

"Misalnya desainnya atau rancanangan program, minggu depannya sudah mulai ada MoU kalau memang berkaitan kerjasama dengan instansi, berikutnya sudah mulai ada aksi yang bisa ditopang oleh DPA Dinas yang sekarang sedang berjalan dan seterusnya," ungkapnya.

Dengan begitu harap Dani, dari minggu ke minggu hingga bulan ke bulan akan terwujud kegiatan konkret dari 7 isu yang dicanangkan.

"Sehingga motivasi kita akan terus terjaga, karena kita bisa melihat capaian itu dari waktu ke waktu. Maka mulailah dari hal sederhana, yang aplicable, yang acceptable, yang bisa kita lakukan saat ini juga," terangnya.

Mengenai program kegiatan yang lebih mendasar seperti pendirian perguruan tinggi yang memakan waktu panjang, katanya, harus ada timeline (urutan waktu).

"Katakanlah seperti pendirian Perguruan Tinggi Negeri itu kan tentu langkahnya cukup panjang dan kita harus bikin timeline step-step-nya supaya dari waktu ke waktu merasakan ada kemajuan. Tapi kalau yang beasiswa LPDP itu kan sudah dalam langkah konkret," jelasnya. 

Dengan menjalankan program yang memungkinkan terlebih dahulu ini bisa mampu memotivasi kerja dan menyelesaikan secara efektif, apa saja yang dilakukan oleh masing-masing tim.

"Bukan hanya sebagai ajang publikasi tapi yang lebih penting untuk meyakinkan kita sendiri bahwa kita dalam track yang benar, efektif sehingga tim ini kita rasakan kemanfaatannya karena itu yang akan terus menjadi sumber motivasi dan energi pada saat melakukan hal lebih besar lagi ke depannya," pungkasnya.

Reporter : Dani Moses

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Cegah DBD Kepala Puskesmas Sukadami Ajak Masyarakat Budayakan PHBS
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sukseskan MTQ ke-38 Jawa Barat, Pemkab Bekasi Gerakkan Perangkat Daerah dan Unsur Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Minta Perumda Tirta Bhagasasi Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Penari, Puskesmas Sukaindah Targetkan 100 Persen Imunisasi Balita
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik