Rabu, 24 April 2024

Atasi Kenaikan Harga Beras, Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pasar Beras dan Distribusi SPHP

PEMERINTAHAN   Feb 23, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 465 Kali


id9195_WhatsApp Image 2024-02-23 at 19.12.31.jpeg
OPERASI PASAR : Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah strategis dalam menyikapi gejolak harga beras yang terus merangkak naik melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Di antaranya melalui gelar operasi pasar beras serta pendistribusian beras Stabilisasi Pangan dan Harga Pokok (SPHP) ke sejumlah pedagang beras di Kabupaten Bekasi. foto Akbar Nurachman

TAMBUN UTARA - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengambil langkah strategis dalam menyikapi gejolak harga beras yang terus merangkak naik melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Di antaranya melalui gelar operasi pasar beras serta pendistribusian beras Stabilisasi Pangan dan Harga Pokok (SPHP) ke sejumlah pedagang beras di Kabupaten Bekasi.

Kabid Pengendalian Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yanti menjelaskan, bekerjasama dengan Perum Bulog Karawang, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menggelar operasi pasar beras di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi sejak 20 Februari kemarin.

"Hasil dari pemantauan, beras sedang naik harganya jadi bentuk langkah nyata pemerintah kepada masyarakat bahwa disaat masyarakat mengalami kenaikan harga pemerintah hadir, salah satu langkahnya kita mendekatkan beras kepada masyarakat agar merasakan harga yang normal yaitu Rp 10.600 per liter untuk beras premium," jelasnya pada Jum'at (23/02/2024).

Helmi melanjutkan, setiap warga berkesempatan mendapatkan kupon tebus murah sebanyak 2 pak atau 10 liter beras dengan harga yang dibanderol sebesar Rp 10.600/Kg atau Rp. 53.000/pak, untuk jenis beras premium.

Tak hanya itu, Helmi menyampaikan, Disdag Kabupaten Bekasi juga menyalurkan beras SPHP kepada 70 pedagang beras yang telah terverifikasi sebelumnya. Untuk memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang sesuai HET.

Dimana masing-masing toko beras memperoleh pasokan beras SPHP dua ton setiap minggunya, hingga stok di gudang Bulog habis.

"Masyarakat juga bisa lihat yang ada spanduk bahwa toko ini adalah pendistribusi SPHP, jadi tidak harus antri seperti di operasi pasar beras, cukup ke pedagang beras. Jadi dengan dua strategi ini, pedagang kita distribusikan, masyarakatnya juga. kita berharap harga beras segera stabil kembali," harapnya.

Reporter : Arif Tiarno

Editor : Fuad Fauzi

 

 

Berita Lainnya

Cegah DBD Kepala Puskesmas Sukadami Ajak Masyarakat Budayakan PHBS
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sukseskan MTQ ke-38 Jawa Barat, Pemkab Bekasi Gerakkan Perangkat Daerah dan Unsur Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dani Ramdan Minta Perumda Tirta Bhagasasi Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Program Penari, Puskesmas Sukaindah Targetkan 100 Persen Imunisasi Balita
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta
PEMERINTAHAN   Apr 23, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik