Kamis, 06 Oktober 2022

Strategis, Ini Dia Peran UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi

PEMERINTAHAN   Sep 23, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.318 Kali


id5753_WhatsApp Image 2022-09-23 at 16.14.40.jpeg
KASUBAG UPTD KESEHATAN KERJA KABUPATEN BEKASI, MUHAMMAD MUALIMIN

CIKARANG UTARA - Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Kerja Kabupaten Bekasi, Muhammad Mualimin mengatakan kehadiran UPTD Kesehatan Kerja memiliki posisi strategis karena Kabupaten Bekasi merupakan daerah dengan kawasan industri terbesar.

Selain itu dirinya juga menyebutkan dari sumberdaya yang dimiliki UPTD, baik peralatan maupun sumber daya manusia, sudah menunjang kerja-kerja Kesehatan dengan sasaran pelaku Industri ataupun buruh di Kabupaten Bekasi.

"Kita di sini rontgen kita ada. Laboratorium kita ada, kalau misalnya butuh lebih lengkap lagi kita bisa di gedung samping, laboratorium kesehatan daerah (Labkesda)," ungkapnya, di kantornya Jalan Raya Industri, Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, pada Jum'at, (23/09/2022).

Dia menyebutkan untuk saat ini UPTD Kesehatan Kerja telah memiliki Tenaga Kesehatan Dokter Umum dan Dokter Okupasi. Dokter Okupasi, jelas Muallimin, merupakan tenaga ahli khusus atau spesialis kedokteran klinis yang berfokus pada identifikasi dan pengelolaan risiko kesehatan yang mungkin dihadapi seseorang di tempat kerjanya.

"Semua difasilitasi sama kita, dokter bekerja di sini. Jadi dia yang menentukan pada saat MCU di perusahaan tentang kesehatan para pekerja," ungkapnya.

Ke depannya Muallimin mengharapkan agar UPTD Kesehatan Kerja ini dapat lebih spesifik ke dunia industri seperti melakukan Tread Mill, pemeriksaan kepada ibu hamil yang ada di perusahaan.

"Ya itu para pekerja Ibu hamil pun kita ada tenaganya, seperti apa sih ibu hamil kalau di perusahaan, nah itu rencana kita nanti melakukan edukasi ke perusahaan ada kegiatan kita ke arah situ," jelasnya.

Program yang sudah dijalankan oleh UPTD Kesehatan Kerja jelasnya, seperti melakukan edukasi ke PO Sinar Jaya untuk para pekerja transportasi umum.

"Jadi kita melakukan edukasi. Para sopir dan kondekturnya itu kita berikan edukasi, bagaimana waktu beristirahat, menjaga kesehatan saat berkendara, kegiatannya juga sudah kita share di media sosial kita, itu ada proses okupasi juga," lanjutnya.

Dia juga menargetkan ke depannya UPTD dapat naik status menjadi Badan Layanan Umum Daerah agar dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang bekerja di dunia Industri.

"Tambah lagi kita tahun depan kita udah mengarahnya ke BLUD, ke depannya kita mengelola BLUD," tandasnya. (*)

REPORTER: FAJAR CQA

EDITOR: TATA JAELANI

Berita Lainnya

BPBD Perkuat Sinergi dengan FPRB dan Destana dalam Penanggulangan Bencana
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Cibitung Optimistis Kabupaten Bekasi Hattrick Juara P2WKSS Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Laporan Kinerja Pj Bupati Bekasi ke Mendagri Dinilai Baik dan Memadai
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Siaga Bencana, Pemkab Bekasi Optimalkan Peran Destana dan FPRB
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Imbau ASN Beli Produk dari Toko Daring Bebeli
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik