Rabu, 25 Mei 2022

Plt Bupati Bekasi Minta Camat dan Kades Pantau Titik Rawan Tawuran Remaja

PEMERINTAHAN   Apr 11, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.179 Kali


id4539_Compress_20220411_204020_0498.jpg
Plt Bupati Bekasi Akhmad memberikan santunan kepada yatim-piatu di Yayasan Baitul Atiq Karangbahagia, Minggu (10/04/22)

KARANGBAHAGIA – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki mengajak para camat dan kepala desa di Kabupaten Bekasi untuk melakukan pemantauan dan penjagaan di titik-titik yang rawan terjadinya tawuran remaja selama bulan suci Ramadan.

Akhmad Marjuki mengatakan, pihaknya sangat menyesalkan atas terjadinya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh beberapa kelompok remaja yang ada di Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadan.

“Saya sangat menyayangkan sekali atas terjadinya tindakan gangguan kamtibmas yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Kita akan melakukan pencegahan tawuran remaja yang saat ini sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, dengan cara mengintensifkan kembali patroli di tempat-tempat yang rawan gangguan ketertiban umum,” kata Marjuki saat ditemui pada acara Peresmian Gedung Serbaguna LDII Karangbahagia, pada Minggu (10/04/2022).

Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi Polres Metro Bekasi yang sudah pro aktif dalam melakukan pencegahan, dengan menggiatkan patroli di titik-titik rawan tawuran.

“Setiap Camat dan Kepala Desa yang ada di Kabupaten Bekasi harus melakukan penjagaan di pos titik rawan kerumunan yang memiliki potensi tawuran, agar kita bisa menindak lanjuti tindak kekerasan yang terjadi saat ini,” tambahnya.

Selain itu Marjuki juga mengimbau kepala seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya kepada orang tua yang memiliki anak remaja, untuk mengawasi anaknya jangan sampai menjadi korban apalagi ikut dalam tawuran yang marak terjadi belakang ini.

Camat Karangbahagia Karnadi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada perangkat Desa, RT RW dan tokoh masyarakat untuk membuka pos-pos penjaga di tiap-tiap desa.

“Sesuai arahan dari Plt Bupati Bekasi, kita akan melakukan penjagaan di beberapa titik rawan tawuran di tiap-tiap desa, yang bisa meminimalisir terjadinya tawuran remaja selama Ramadan,” ucapnya.

Karnadi menambahkan, pelaku tawuran rata-rata masih anak-anak muda di bawah umur 19 tahun atau berstatus masih pelajar SMP maupun SMA.

“Saya ingin anak-anak remaja menjaga masa depannya dengan tidak melakukan kegiatan negatif seperti tawuran, padahal banyak kegiatan positif yang bisa mereka kerjakan, karena itu perlu adanya pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya," kata Karnadi.

Reporter : Ike Sopiah

Editor      : Yus Ismail

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Lainnya

Muspika Pebayuran bersama DLH Tutup TPS Ilegal di Desa Karangreja
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tingkatkan Pelayanan Publik dan Tertib Administrasi, Kecamatan Serang Baru Gelar Lomba Desa
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kecamatan Babelan Gelar Lomba Posyandu Antar Desa dan Kelurahan
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Disnasker Fokus Pelatihan Pembentukan Tenaga Kerja Profesional
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Terjunkan Satgas Antisipasi PMK
PEMERINTAHAN   May 24, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik