Rabu, 25 Mei 2022

Plt Bupati Bekasi Bersama Tiga Kementerian Tinjau Tanggul Kritis Sungai Citarum

PEMERINTAHAN   Jan 26, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 353 Kali


id4097_Compress_20220126_001638_8896.jpg
Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki bersama 3 kementerian terkait meninjau kondisi tanggul Sungai Citarum di Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/01/2022). Foto: WULAN MAULIDDA/ NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK

CABANGBUNGIN – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki bersama perwakilan tiga kementerian, meninjau langsung kondisi tanggul kritis Sungai Citarum di wilayah hilir Kabupaten Bekasi, pada Selasa (25/01/22).

Perwakilan tiga kementerian tersebut yakni Kementerian PUPR yang diwakili BBWS Citarum, Direktur Irigasi dan Pengairan Kementerian PPN/Bappenas dan Direktur Sinkronisasi Urusan Daerah, Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri.

Plt Bupati Bekasi mengatakan, meskipun BBWS Citarum sudah maksimal melakukan perbaikan darurat tanggul yang kritis. Tetapi pemerintah daerah masih mencoba untuk meminta agar dilakukan perbaikan tanggul Citarum secara permanen.

"Alhamdulillah hari ini dari tiga kementerian sudah hadir. Artinya ada upaya untuk merencanakan diperbaiki secara permanen," kata Akhmad Marjuki, di lokasi tanggul kritis Desa Lenggahjaya Kecamatan Cabangbungin, Selasa (25/01/22).

Walaupun perbaikan permanen belum bisa dikerjakan tahun ini, Plt Bupati Bekasi optimis perbaikan permanen dapat dilakukan pada tahun 2023 mendatang.

"Minimal mereka sudah mendesain dan merencanakan, sehingga di tahun 2023 Insya Allah secara permanen akan diperbaiki," harapnya.

Sementara itu Kepala BBWS Citarum, Bastari mengatakan, selain penanganan darurat yang sudah dilakukan, ke depan pemerintah akan mengupayakan penanganan tanggul Citarum secara permanen.

"Tentunya nanti ada komitmen dari pemerintah daerah, kita membuat action plan bersama, perjanjian kerjasama, baik dari sisi pendanaannya, lahan dan sosial nya. Sehingga nanti kita dapat melaksanakan penanganan banjir Citarum hilir ini dengan lebih baik," ujarnya.

Bastari menyebutkan, banjir Sungai Citarum tidak hanya masalah perbaikan tanggul saja tapi juga berkaitan dengan pengendalian debit air dari hulunya.

"Untuk menahan debit Sungai Citarum yang dari Bandung kan sudah ada tiga bendungan, Saguling, Cirata dan Jatiluhur. Jadi air dari selatan itu sudah bisa ditampung dengan penyediaan ruang banjir di masing-masing bendungan, yang belum itu dari Sungai Cibeet," terangnya.

Karena itu, untuk mengurangi debit air Citarum di bagian hilir, Bastari mengatakan, tahun ini pemerintah pusat akan membangun bendungan di Sungai Cibeet dan Cijurey.

"Tinggal sisa debitnya nanti dikendalikan dengan tanggul di Citarum hilir, termasuk yang ada di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang," jelasnya.

Reporter : Ike Sopiah

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Muspika Pebayuran bersama DLH Tutup TPS Ilegal di Desa Karangreja
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tingkatkan Pelayanan Publik dan Tertib Administrasi, Kecamatan Serang Baru Gelar Lomba Desa
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kecamatan Babelan Gelar Lomba Posyandu Antar Desa dan Kelurahan
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Disnasker Fokus Pelatihan Pembentukan Tenaga Kerja Profesional
PEMERINTAHAN   May 25, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Terjunkan Satgas Antisipasi PMK
PEMERINTAHAN   May 24, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik