Kamis, 06 Oktober 2022

Pj Bupati Bekasi dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun 2023

PEMERINTAHAN   Aug 12, 2022  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 1.290 Kali


id5429_Compress_20220812_222029_9150.jpg
KUA-PPAS - Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan bersama DPRD Kabupaten Bekasi menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2023 pada sidang paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Komplek Pemkab Bekasi, Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (12/08/21). WULAN MAULIDDA/ NEWSROOM DISKOMINFOSANTIK

CIKARANG PUSAT - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan bersama DPRD Kabupaten Bekasi menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun anggaran 2023, pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jumat, (12/08/2022).

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2023, Pemkab Bekasi masih fokus pada peningkatan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Karena itu secara garis besar, penekanan mengenai perubahan anggaran, ada pada skala prioritas tersebut.

Dani Ramdan menegaskan, infrastruktur jalan yang paling utama akan dituntaskan, karena masih banyak yang belum tergarap di tahun 2023, maupun di anggaran tambahan. 

"Karena kemampuan kita di anggaran tambahan ini tidak terlalu signifikan, akan kita tingkatkan volumenya di tahun 2023, baik jalan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), infrastruktur perumahan-permukiman dan Rutilahu, dengan sasaran utama keluarga miskin ekstrem dan stunting, mudah-mudahan bisa tuntas dalam 1 atau 2 tahun ke depan," ungkapnya.

Usai penandatanganan KUA-PPAS, Pj Bupati mengatakan, untuk langkah selanjutnya akan menjadwalkan asistensi terhadap rencana kerja anggaran perangkat daerah, untuk disesuaikan dengan plafon yang sudah ditetapkan.

"Sehingga nanti di sana akan dihasilkan Raperda APBD tahun 2023 untuk kembali dibahas dengan Dewan menjadi Perda APBD," jelasnya.

Sektor lain yang menjadi prioritas, kata Dani Ramdan, adalah pendidikan dari segi kelayakan Iinfrastrukturnya. Dani mengatakan akan menitikberatkan pada sarana-prasarana, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

"Yang perlu kita tajamkan adalah, mana sekolah-sekolah yang paling prioritas mendapat sentuhan, itu yang akan kita tajamkan," tandasnya.

Sementara untuk sektor kesehatan, menurutnya, selain menjaga kondusifitas dan antisipasi penyebaran Covid-19, stunting dan kondisi penyakit menular, juga turut menjadi dasar dalam perubahan pada KUA-PPAS 2023.

Reporter : Fajar CQA

Editor       : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

BPBD Perkuat Sinergi dengan FPRB dan Destana dalam Penanggulangan Bencana
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Camat Cibitung Optimistis Kabupaten Bekasi Hattrick Juara P2WKSS Tingkat Jawa Barat
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Laporan Kinerja Pj Bupati Bekasi ke Mendagri Dinilai Baik dan Memadai
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Siaga Bencana, Pemkab Bekasi Optimalkan Peran Destana dan FPRB
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pj Bupati Bekasi Imbau ASN Beli Produk dari Toko Daring Bebeli
PEMERINTAHAN   Oct 5, 2022   Posted by: Newsroom Diskominfosantik