Rabu, 01 Desember 2021

Pedagang Seragam Sekolah Sambut Antusias Rencana Dimulainya Belajar Tatap Muka

EKONOMI   May 21, 2021  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 968 Kali


53IMG-20210521-WA0099.jpg


CIBARUSAH - Rencana dibukanya kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Juli mendatang, menghembuskan angin segar bagi para pedagang seragam sekolah di Pasar Cibarusah.

Pasalnya, sejak setahun pandemi menghentikan kegiatan belajar mengajar dan menggantikannya dengan metode daring dan luring. Omset penjualan seragam sekolah otomatis mengalami penurunan yang sangat drastis, oleh sebab itu rencana dimulainya belajar tatap muka diharapkan akan kembali menggeliatkan ekonomi bagi para pedagang seragam sekolah.

Uwes Kurniawan (37), salah satu pedagang seragam sekolah di Pasar Cibarusah menyambut positif rencana pembelajaran tatap muka yang akan segera bergulir.

"Alhamdulillah, satu tahun ini kan kita sama sekali tidak bisa menjual seragam-seragam sekolah akibat pandemi yang mengharuskan proses belajar melalui online. Tentu hal ini membawa angin segar bagi para pedagang seragam sekolah khususnya," ucapnya, pada Jum'at (21/05/21).

Uwes juga berharap agar rencana Pembelajaran Tatap Muka dapat terealisasikan sehingga perputaran ekonomi dapat dirasakan juga oleh para pedagang seragam sekolah dan kelengkapan sekolah lainnya.

"Mudah-mudahan dapat terealisasikan dengan baik, sebab harapan kami, semua kegiatan dapat berjalan dengan normal kembali. Sehingga perputaran ekonomi lebih merata seperti sebelum pandemi," tambahnya.

Sementara itu update harga terbaru seragam sekolah di Pasar Cibarusah di antaranya, seragam Sekolah Dasar Rp. 130.000 (1 setel), seragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) Rp. 150.000 per setel dan seragam Sekolah Menengah Atas (SMA) Rp. 160.000-170.000 per setel.

Raden Ilyas Ruhiyat, selaku Tenaga Pengajar (Guru Olahraga) di SDN Cibarusah Kota 03 juga menyambut dengan baik rencana pemerintah dalam merealisasikan Pembelajaran Tatap Muka pada Juli mendatang.

"Tentunya ini adalah harapan dari semua kalangan, baik kepala sekolah, para guru, murid, dan juga orang tua siswa agar proses belajar mengajar secara daring maupun luring ini tidak berlarut-larut. Prokes tetap akan menjadi syarat utama kita dalam menghadapi pembelajaran tatap muka," ujarnya.

Reporter : Nurachman Akbar

Editor     : Yus Ismail

Berita Lainnya

UMK Kabupaten Bekasi 2022 Diusulkan Naik 5,5 Persen
EKONOMI   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Dinas Perikanan Gelar Bazar Kuliner Olahan Ikan
EKONOMI   Nov 25, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bank BJB Dukung Pemkab Bekasi Majukan UMKM
EKONOMI   Nov 23, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Adakan Gebyar Penciptaan UMKM Bekasi Keren
EKONOMI   Nov 22, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Ketua TP-PKK Hadiri Workshop Hari Pangan Sedunia Ke-41 Tingkat Kabupaten Bekasi
EKONOMI   Nov 19, 2021   Posted by: Newsroom Diskominfosantik