Rabu, 07 Oktober 2026

Manfaatkan TKD, Desa Cibening Canangkan Desa Wisata

PEMERINTAHAN   Feb 10, 2023  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 3.001 Kali


id6628_Compress_20230210_155035_5472.jpg
CIBENING CANANGKAN DESA WISATA : Pj Kepala Desa Cibening, Abdul Rachmat meninjau lokasi Taman Waluh yang menjadi konsep desa wisata di Desa Cibening.

SETU – Pemerintah Desa Cibening Kecamatan Setu, mencanangkan wilayahnya sebagai Desa Wisata dengan memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD). Mengusung konsep Taman Waluh, Pemdes Cibening berupaya memanfaatkan tanah milik desa tersebut sebagai sarana rekreasi warga lokal.

“Tanah yang menjadi aset desa ini, memiliki potensi yang sangat luar biasa. Oleh sebab itulah kita canangkan sebagai Desa Wisata, sebagai tempat rekreasi bagi warga Desa Cibening khususnya, dan masyarakat umum lainnya,” ucap Penjabat Kepala Desa Cibening, Abdul Rachmat, Jumat (10/02/23).

Abdul Rachmat mengatakan, TKD milik Desa Cibening memiliki luas mencapai tiga hektar yang saat ini kondisinya sedang dalam proses penataan dan pengembangan, sebelum nantinya dapat digunakan dan dinikmati sebagai tempat healing masyarakat lokal.

“Mudah-mudahan di awal Bulan Maret nanti proses penataan dan pengembangannya sudah selesai, sehingga masyarakat dapat secepatnya memiliki destinasi wisata yang jarak dan biayanya terjangkau. Saat ini di lokasi tersebut sudah ada Gazebo Taman, Lapangan Voli, Kolam Ikan, dan Taman Bermain Ramah Anak,” katanya.

Selain letaknya yang strategis, Rachmat mengungkapkan, Desa Cibening memiliki keindahan alam yang masih terjaga keasriannya. Sebagian besar wilayahnya, terdapat area pesawahan, perkebunan dan pepohonan. Atas dasar itu juga, diyakini dengan mencanangkan Desa Wisata diharapkan pemerintah desa dapat memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai sarana umum sehingga lebih terasa manfaatnya.

“Secara konsep koridornya memang sudah sangat tepat, dimana tanah kas desa ini sejalur dengan area pesawahan dan perkebunan. Ada juga makam bersejarah yang menjadi wisata religi, serta nantinya juga akan ada spot-spot foto di sepanjang jalan desa yang akan dihiasi dengan mural, kemudian kantor desa itu sendiri barulah Taman Waluh ini,” tambahnya.

Taman Waluh sendiri, lanjut Rachmat, rencananya akan dibuka untuk umum, khusus di akhir pekan saja atau pada hari Sabtu-Minggu. Disamping itu, hadirnya Taman Waluh ini diharapkan dapat membawa efek domino untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. 

“Tentu kita berharap dapat menggerakkan perekonomian warga lokal kita. Nanti di sana ada stand UMKM yang bisa kita kelola, atau kita gandeng juga BUMDes agar Desa Wisata ini bisa mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat maupun menambah pendapatan asli desa,” ujarnya.

Reporter : Nur Rachman Akbar

Editor      : Yus Ismail

Berita Lainnya

Percepat Normalisasi Irigasi, Petani Pebayuran Sampaikan Terimakasih kepada Plt Bupati Bekasi
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Tiga Kali Turun ke Pebayuran, Plt Bupati Prioritaskan Normalisasi BKG 22 hingga 38
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Sekda Endin: Predikat KLA Harus Berdampak Terhadap Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Pemkab Bekasi Apresiasi PT Jababeka Infrastruktur Bantu Petani Jaga Kelancaran Saluran Irigasi
PEMERINTAHAN   Oct 6, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Plt Bupati Bekasi Serahkan 190 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Subianto
PEMERINTAHAN   Oct 4, 2026   Posted by: Newsroom Diskominfosantik