Kamis, 18 Juli 2024

Edukasi Bahaya Narkoba, BNK Bekasi Kunjungi YPIT Al-Luthfah Cikarang Selatan

PENDIDIKAN   Jun 13, 2024  -   Diposting Oleh : Newsroom Diskominfosantik  -  Dibaca : 340 Kali


id9870_IMG-20240613-WA0147.jpg


CIKARANG SELATAN - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba kepada ratusan pelajar SMA Yayasan Pendidikan Islam Terpadu (YPIT) Al-Luthfah, Desa Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, pada Kamis (13/06/2024).

Kepala Bidang Pencegahan BNK Bekasi, Susilo Budianto yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, memberikan edukasi dan pemaparan terkait bahaya narkoba dan penyalahgunaannya yang dapat mengganggu kesehatan fisik dan mental penggunanya. 

"Sosialisasi yang menyasar para pelajar ini sangat penting, dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)," ujarnya. 

Tidak hanya itu kegiatan ini juga dilanjutkan dengan melakukan tes urin kepada sejumlah pelajar sebagai deteksi dini dan pembelajaran bahwa penyalahgunaan narkoba itu dapat merusak masa depan penggunanya termasuk dalam melanjutkan pendidikan maupun dunia kerja. 

Susilo mengatakan, selain memberikan edukasi kepada para pelajar. Dirinya juga meminta peran serta para guru di lingkungan sekolah untuk memberikan perhatian khusus kepada peserta didiknya agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba. 

"Para pelajar ini lebih banyak berinteraksi di sekolah terutama dengan teman sebayanya, mereka lebih nyaman untuk bercerita dengan teman sebayanya ketimbang gurunya. Nah, pengaruh teman sebaya ini yang rentan salah arah hingga terpengaruh narkotika. Makanya, peran serta guru harus lebih jeli lagi dalam mengontrol siswa-siswinya disekolah," terangnya. 

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Cikarang Selatan, Daniel Aritonang menambahkan, melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba ini dan meneruskan informasi tersebut kepada temannya yang lain. 

Daniel menambahkan, Satpol PP Kecamatan Cikarang Selatan juga secara rutin melaksanakan fungsi pengawasan untuk mengantisipasi peredaran obat-obat terlarang yang dapat merusak generasi penerus terutama para pelajar.

"Kita terus tindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, toko-toko obat terlarang ini sudah mulai kita tutup. Dan kita terus memantau terkait peredaran obat-obat terlarang. Diharapkan juga peran orangtua untuk lebih perhatian terhadap apa yang dilakukan oleh anaknya terutama saat diluar rumah," imbaunya. 

Reporter : Arif Tiarno

Editor       : Yus Ismail

 

Berita Lainnya

Pemkab Bekasi Umumkan 2.068 Orang Daftar Beasiswa Bantuan Pendidikan Pintar
PENDIDIKAN   Jul 6, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Kesbangpol Berikan Penghargaan Sekolah Juara LKBB ke-23
PENDIDIKAN   Jul 3, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bantuan Pendidikan Pintar, Nawawi Al-Aksi Apresiasi Pemkab Bekasi Dorong Pemuda Raih Gelar Sarjana
PENDIDIKAN   Jul 2, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Hidupkan Tradisi Ngaji Selepas Maghrib, Camat Muaragembong Luncurkan Program Gema Magadir
PENDIDIKAN   Jul 2, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik
Bawa Inovasi Refill Station Smart Eco, Inovator Kabupaten Bekasi Siap Melaju ke Tingkat ASEAN
PENDIDIKAN   Jun 30, 2024   Posted by: Newsroom Diskominfosantik