APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


Daerah

RSUD di Jawa Barat Kekurangan Dokter Spesialis

Ahmad Djaelani | Rabu, 12 Juli 2017 - 01:58:51 WIB | dibaca: 149 pembaca

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencatat adanya kekurangan dokter spesialis pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di wilayah Jawa Barat. Kekurangan dokter spesialis tersebut tersebar pada beberapa spelialisasi penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar menyampaikan bahwa untuk dokter spesialis dasar dibutuhkan dokter spesialis penyakit dalam sebanyak 14 dokter, dokter spesialis obgyn sebanyak 9, dokter spesialis anak 12, dokter spesialis bedah 22.

Sementara untuk dokter spesialis penunjang masih dibutuhkan dokter spesialis radiologi 12, dokter spesialis anestesi 9, dokter spesialis patologin klinik 19, dokter spesialis patologi anatomi 1.

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit sendiri menurut Dodo diperlukan adanya akreditasi rumah sakit. Sebab masih banyak rumah sakit yang belum terakreditasi.

Saat ini tercatat ada sebanyak 94 RS memiliki status akreditasi yang  berbeda. Berdasarkan data yang dimiliki Dinkes, rumah sakit yang Lulus Paripurna sebanyak 58 RS (61,7 persen), Lulus Utama 4 RS (4,3 persen), Madya 5 RS (5,3 persen), Dasar 1 RS (1,1 persen), dan Lulus Perdana sebanyak 26 RS (27,6 persen).

Untuk mengupayakan akreditasi rumah sakit pemerintah, Pemprov Jabar melakukan beragam cara. Seperti penyediaan sumber dana danworkshop persiapan akreditasi rumah sakit.

"Upaya-upaya yang sudah dan akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam rangka menuju rumah sakit di Jawa Barat terakreditasi, antara lain mendorong RS Swasta dan Pemerintah segera melakukan proses akreditasi dan reakreditasi,” tutur Dodo.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)