APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


Daerah

Dinkes agar alokasikan anggaran bagi warga miskin yang belum terintegrasi JKN

Usman Gumilar | Minggu, 09 April 2017 - 19:08:17 WIB | dibaca: 20295 pembaca

 Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi diminta mengalokasikan anggaran bagi warga miskin yang belum terintegrasi ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Warga yang benar-benar miskin dan belum terdaftar menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)  Daerah masih perlu disediakan anggaran kesehatannya,” ujar Nyumarno, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi.

Besar anggaran tersebut, papar Nyumarno, misalnya sekitar Rp 5-10 Milyar pertahunnya.

 Dengan demikian, jika  ada warga yang benar-benar miskin dan tidak mampu, bisa berobat ke rumah sakit secara gratis dengan biaya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

 Anggaran untuk biaya pengobatan atau perawatan rakyat miskin itu, lanjut Nyumarno,  bisa berupa anggaran cadangan dan ditagihkan oleh rumah sakit  kepada Dinas Kesehatan setiap kurun waktu 6 bulan sekali.

“Jadi utamanya, Pemerintah Kabupaten Bekasi harus terlebih dahulu mewajibkan semua rumah sakit  di Kabupaten Bekasi untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah,” tukasnya.

Nyumarno pun berharap, dengan adanya kerjasama antara rumah sakit dengan Pemkab Bekasi, nantina  tidak ada lagi masyarakat miskin yang ditolak oleh rumah sakit saat berobat, meskipun tidak punya biaya.

 










    Komentar Via Website : 1
    Penyebab dan Gejala Hidrosefalus Pada Bayi
    10 April 2017 - 07:46:10 WIB
    Selamat pagi, okok://Asysyifâherbalpenyakithidrosefalus.wordpress.com/2017/0 4/08/penyebab-dan-gejala-penyakit-hidrosefalus-pada-bayi/ Terima kasih beritanya sangat menginspirasi gan, ditunggu ya berita selanjutnya okok://bit.ly/2pcWvaw okok://bit.ly/2nNrrgu okok://bit.ly/2pcVtv7
    AwalKembali 1 LanjutAkhir


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)