APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


Daerah

Daerah Diminta Optimalkan PTSP

Ratu Namira Yasmine | Senin, 09 Oktober 2017 - 21:39:49 WIB | dibaca: 76 pembaca

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) mendorong agar pemerintah daerah (pemda) mengoptimalkan Pusat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai lembaga penyelenggara perizinan.


Hal ini sesuai dengan program Nawacita Presiden RI Joko Widodo terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan iklim usaha dan kemudahaan perizinan. Pembentukan PTSP ini juga didasari Peraturan Presiden No. 97 Tahun 2014.

"PTSP, ini tugas kami yang jadi prioritas nasional, karena seperti diketahui, Presiden punya prioritas sederhanakan perizinan, supaya lebih baik, cepat dan berkualitas," kata Dirjen Adwil Eko Subowo dalam jumpa Pers di Kantor Kemendagri, Senin (9/10).

Ia menambahkan, APBN dinilai tak cukup untuk membiayai semua kebutuhan dan keperluan negara, makanya perlu keterlibatan pihak swasta. Cara yang dilakukan adalah mempermudah perizinan. Upaya ini juga harus didorong ke pemda-pemda.

PTSP sendiri, kata dia telah mengalami restrukturisasi organisasi pada 2017 ini sesuai PP No. 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dimana, dinas penanaman modal daerah menjadi wadah lembaga tersebut, kemudian dinas teknis mendelegasikan kewenangannya.

"Dengan begitu, mengurus perizinan tak perlu lagi bulak-balik ke dinas teknis karena mereka telah mendelegasikan kewenangannya. Ini agar pelayanan lebih praktis dan cepat," tambah dia.

Sekarang ini, per Agustus 2017, kelembagaan PTSP yang dibentuk dan telah beroperasi ada di 531 daerah dari target 538. Kemudian, ada 405 daerah yang memiliki SOP dan 200 daerah yang telah mendelegasikan perizinan dan non-perizinannya ke PTSP.

"Selain itu, di level kecamatan juga ada PATEN (pelayanan terpadu di tingkat kecamatan). Sama halnya dengan PTSP, lembaga ini untuk mempermudah pelayanan di tingkat kecamatan. Sekarang sudah ada 197 daerah yang menerapkan PATEN," ujar dia.










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)