APLICARES
Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan


Hamkam

Pemilik Kos dan kontrakan bersiap untuk di data

CAMAT DAN KAPOLSEK SERANG BARU AKAN MENDATA PEMILIK KOS DAN KONTRAKAN SERTA PENGHUNINYA, ANTIPASI G

Edi YP | Rabu, 03 Februari 2016 - 15:46:23 WIB | dibaca: 1995 pembaca

Bekasikab.go.id

Peristiwa ledakan Bom di Jl. MH. Thamrin Jakarta beberapa waktu yang lalu yang dilakukan oleh Teroris yang menewakskan seorang Polisi dan tiga warga tak berdosa kembali menghentak kesadaran masyarakat, bahwa bahaya laten teroris masih ada di bumi pertiwi Indonesia yang kita cintai. Teroris dapat melakukan tindakan keji tersebut diduga karena menganut paham radikalisme yang merusak toleransi beragama dan menyebar kebencian yang sangat mematikan serta merusak kesatuan berbangsa dan bernegara. Maka itu sebagai Camat dan Kapolsek Serang baru sekaligus sebagai penanggungjawab wilayah yang membawahi tujuh desa, dengan cekatan melakukan tindakan antisipatif dengan mengadakan apel bersama dengan pihak kepolisian, TNI, tokoh ormas, tokoh LSM, Tokoh lintas agama, Tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dan juga mengundang perangkat RT dan RW, menyatukan Visi dengan menyatakan bahwa semua elemen menentang keras paham radikalisme, terorisme dan intoleransi, yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi, Rabu ( 03/02).

Drs. Dodo Hendra Rosika, S.IP., Camat Serang Baru mengatakan kepada media dalam jumpa pers, bahwa apel bersama tersebut dilakukan sebagai respon Pemerintah dalam mengayomi dan melindungi warga masyarakat di wilayah Serang Baru secara khusus. Dengan berkumpulnya seluruh aparat dan tokoh masyarakat, Dodo berharap agar pesan kewaspadaan sampai kepada masyarakat lewat tingkat pemerintahan RT, kemudian bekerja sama dengan pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP. Alat negara tersebut akan mendata semua rumah kos dan kontrakan baik jumlah rumah maupun penghuninya karena ini merupakan bagian dari pencegahan.

Lebih lanjut, Jika nanti dalam pendataan ditemukan ada warga yang tidak memiliki indentitas yang jelas akan dipulangkan ke daerah asalnya atau membuat KTP dan Kartu Keluarga. Sejauh ini menurut Dodo belum dan semoga jangan sampai ada ditemukan organisasi atau paham radikalisme di wilayah Kabupaten Bekasi, sehingga bisa dipastikan wilayah Serang baru dan sekitarnya aman dan terkendali, namun sekalipun demikian kita harus tetap waspada.

“Sekalipun saat ini belum dan semoga tidak ditemukan paham radikalisme di wilayah Serang baru, namun sebagai bagian dari kewaspadaan akan dilakukan pendataan rumah kos dan kontrakan baik pemiliknya maupun penghuninya,” Ujar Dodo.

Di lokasi yang sama Kapolsek Serang Baru Akp. Drs. Kunto Bagus, MM, mengatakan bahwa sangat mendukung program pemerintah Kecamatan yang telah mengundang dan mengumpulkan semua elemen masyarakat dalam acara Apel bersama Menentang Terorisme, Radikalisme dan inteloransi di wilayah Serang Baru. Dan jika dalam waktu dekat Pemerintah Kecamatan akan melakukan pendataan baik pemilik kos dan kontrakan serta penghuninya, maka pihak kepolisian akan siap mengawal.

“Sejauh ini aman dan terkendali, namun kewaspadaan tetap dikedepankan, dan bahkan pihak kepolisian telah membuat stiker yang bertuliskan nomor penting, seperti nomor kontak pihak kepolisian, TNI dan Kepala Desa, agar pada saat masyarakat menemukan orang yang mencurigakan segera dapat melapor ke nomor-nomor tersebut ,Ujar Kapolsek Serang Baru dengan sigap.(edi yp)










Komentar Via Website : 1
sadfa
07 September 2016 - 14:23:27 WIB
aatmd
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)