BANGUNAN KUA TERTINGGAL JAMAN, JUMLAH PENGHULU MINIM
Kontrol sosialnya sangat dibutuhkan

BANGUNAN KUA TERTINGGAL JAMAN, JUMLAH PENGHULU MINIM


bekasikab.go.id
H. Sobirin

 

Sebagai lembaga vertikal, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi cukup sulit mendapatkan solusi terhadap setiap masalah yang dihadapinya, baik pembangunan gedung KUA hingga keterbatasan personel penghulu.

Tidak heran jika kondisi bangunan atau gedung KUA yang ada di semua kecamatan Kabupaten Bekasi sangat jauh tertinggal dengan gedung atau bangunan kantor desa atau gedung/bangunan pemerintah lainnya..

Di sisi lain di  23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, ternyata hanya ada 50 orang penghulu. Itu artinya, masing-masing kecamatan rata-rata paling banyak hanya memiliki dua orang penghulu.

“Idealnya, setiap kecamatan paling tidak ada lima orang penghulu yang bertugasd di masing-masing KUA,” ujar Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi, Drs H. Sobirin.

Di setiap kecamatan misalnya, setiap harinya sedikitnya ada lima peristiwa pernikahan. Sementara, penghulunya hanya ada satu atau dua orang saja.

 

Yang repot, lanjutnya, di kecamatan yang padat penduduk seperti Tambun Selatan dan Cikarang Barat yang sehari-hari ada sekitar tujuh pernikahan, padahal di kecamatan tersebut hanya ada dua orang penghulu. (farahdina)

 

 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top