Kades di Bekasi membangun dengan Dana Desa lewat program Padat Karya

Kades di Bekasi membangun dengan Dana Desa lewat program Padat Karya


bekasikab.go.id
Kades Mangunjaya, Idi Rohidi

Imbauan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, bahwa  mulai 2018 kontraktor tidak boleh mengerjakan proyek dana desa, disambut positif para kepala desa di Kabupaten Bekasi,

 

H. Idi Rohidi (Kepala Desa Mangunjaya) dan Jaut S Winata, Kepala Desa Tambun, sama-sama menilai, imbauan menteri tersebut positif bagi terciptanya program padat karya sehingga terbukanya peluang kerja di desa.

 

Idi sejak beberapa lama ini melaksanakan banyak pembangunan, khususnya pembangunan fisik di areal perkantoran kepala desa.

 

“Alhamdulilah semua kegiatan dikerjakan secara padat karya melibatkan masyarakat setempat,” ujar Idi.

 

Sementara itu  Kepala Desa Tambun, Jaut  S Winata yakin, dengan menggunakan dana desa secara swakelola, ekonomi masyarakat akan terangkat, termasuk income warga desa juga meningkat. Peningkatan ekonomi warga desa, kata Jaut, bisa terealisasi bila penggunanya bersentuhan langsung dengan masyarakat.

 

"Tahun-tahun sebelumnya masih ada kendala di aturan. Kalau dulu kan (proyek dana desa) lebih dari Rp 200 juta harus pakai kontraktor, sekarang dana berapapun harus dikelola dengan swakelola (oleh masyarakat),"  ujar Jaut mengutip ucapan Meteri Desa.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top