Tiga Tahun Dana Desa di Kabupaten Bekasi
Kabid Pemdes: Banyak Capaian Menggembirakan

Tiga Tahun Dana Desa di Kabupaten Bekasi


bekasikab.go.id
Beni Yusnandar

Tiga tahun implementasi alokasi dana desa di Kabupaten Bekasi, sebut Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Beni Yusnandar, SH, ditandai dengan sejumlah capaian menggembirakan.

Selain ditandai dengan masifnya pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan, tiga tahun pelaksanaan dana desa, papar mantam Kepala Seksi Fasilitasi Pengelolaan Keungan Desa DPMD Kabupaten Bekasi ini,  juga diwarnai dengan peningkatan partisipasi masyarakat. 

 

Banyak hal yang menggembirakan dalam evaluasi tiga tahun implementasi dana desa. Selain pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan, lanjut Beni,  tingkat partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan di desa-desanya masing-masing juga meningkat.

Memasifkan pembangunan di kawasan perdesaan secara tidak langsung juga memajukan wilayah kabupaten secara keseluruhan karena sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi  merupakan kawasan perdesaan.

 

Tingginya tingkat partisipasi masyarakat, diungkapkannya,  menunjukkan adanya kepedulian masyarakat  terhadap proses pembangunan di desa masing-masing.

 

Karena masyarakat merasa peduli, pada akhirnya juga berimbas kepada banyak keinginan terlibat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan berbagai proyek pembangunan di kawasan perdesaan.

 

“ Kita meyakini, bahwa semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat akan berdampak pada  kualitas proses pembangunan di kawasan perdesaan, mulai dari  tataran perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan,” tandasnya.

 

Tiga tahun pelaksanaan alokasi dana desa di Kabupaten Bekasi,  papar Beni lagi,  juga ditandai dengan kian transparannya proses pembangunan di kawasan perdesaan.

 

Hal ini misalnya  ditandai dengan semakin menurunnya laporan terkait dugaan penyelewengan dana desa.

 

Namun begitu, Beni juga meminta agar pemasangan baliho pengelolaan dana desa agar dilakukan semua kepala desa, demi terus meningkatnya kepercayaan masyarakat. 

 

Kendati demikian, Beni  meminta aparatur desa tidak takut dengan pola pengawasan terhadap pengelolaan dana desa.

 

Beni mengutip pernyataan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo yang  menegaskan, jika ada kesalahan administrasi tidak akan ditindaklanjuti dengan proses hukum.

.

 

Kondisi ini, tegas Beni, tentunya  berbeda jika mereka melakukan penyelewengan dana desa untuk keuntungan pribadi.

“Pasti akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. 

 

Memasifkan pembangunan di kawasan perdesaan secara tidak langsung juga memajukan wilayah kabupaten secara keseluruhan karena sebagian besar wilayah Kabupaten Bekasi  merupakan kawasan perdesaan.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top