Kades agar manfaatkan TTG bagi perkembangan ekonomi rakyat

Kades agar manfaatkan TTG bagi perkembangan ekonomi rakyat


Kepala Bidang Penguatan Kelembagaan dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi. Soegiyana. memaparkan. dengan telah memiliki anggaran yang cukup besar, desa bisa memenuhi dan meningkatkaninfrastruktur perdesaan, khususnya yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan perekonomian masyarakat. 
 
Di  sisi lain. Teknologi Infotrmasi  seharusnya mendorong para kepala desa untuk melakukan inovasi. Salah satunya misalnya dengan membentuk Pos Layanan Teknologi (Posyantek). Inovasi pada bidang teknologi tentunya akan mampu menggerakan perekonomian desa yang pastinya akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat desa
 
Posyantek hendaknya  tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi tepat guna.
 
“Melainkan juga diarahkan untuk mampu menjembatani masyarakat pengguna teknologi dengan sumber TTG  itu sendiri,” ujar Soegiyana 
 
Dengan  inovasi teknologi yang telah dikembangkan, papar Soegiyana lebih lanjut. desa dapat mengembangkan ekonomi produktif yang bermanfaat bagi desa,
 
 “Jadi, desa harus inovatif di tengah kemajuan informasi dan teknologi. Selain itu,  masyarakat desa harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan pengembangan desa yang tepat sasaran,” ujarnya.
 
Suatu usaha yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif biasanya tidak dapat berkembang abadi. Lingkungan yang begitu dinamis menuntut kreativitas untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru. 
 
Bentuk kretatifitas dan inovasi lainnya dari kepala desa, urai Soegiyana adalah pengelolaan Teknologi Tepat Guna (TTG). Apalagi jika TTG diimplementasikan dengan kearifan lokal, karena TTG merupakan salah satu cara atau pendekatan yang ampuh dalam upaya mendorong percepatan mewujudkan kemandirian masyarakat desa.
 
Pengelolaan TTG yang optimal dan berkesinambungan, diyakininya, mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi di pedesaan.
 
Mantan  Kasubag Protokol ini enambahkan, TTG tidaklah selalu harus alat atau mesin, melainkan juga dapat berupa teknologi proses atau produk yang dapat menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan.
 
Dikatakannya, Dana Desa dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi.
 
Kepala desa diharapkan  dapat memanfaatkan kegiatan TTG untuk membantu menyosialisasikan atau memfasilitasi masyarakat akan pentingnya penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan potensi sumberdaya alam yang cukup melimpah di desa. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan Posyantek.
 
 
 
Namun begitu, para pengelola Posyantek tidak hanya sebagai sumber informasi dan promosi yang terkait dengan teknologi tepat guna, melainkan juga diarahkan untuk mampu menjembatani masyarakat pengguna teknologi dengan sumber TTG itu sendiri.
 
komitmen pelayanan prima kepada masyarakat semakin ditingkatkan dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada sektor pelayanan publik. Apalagi memasuki era globalisasi, penerapan teknologi informasi menjadi suatu keharusan, termasuk dalam bidang pemerintahan.
 
Aplikasi TIK dalam pelayanan publik ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang transparan dan akuntable disamping mampu meningkatkan kualitas dalam hal efisiensi dan efektifitas.
 


setiap

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top