Permudah Akses Layanan, BPJS Kesehatan Luncurkan 3 Inovasi Baru

Permudah Akses Layanan, BPJS Kesehatan Luncurkan 3 Inovasi Baru


bekasikab.go.id

JAKARTA - BPJS Kesehatan meluncurkan 3 Inovasi Baru, yakni Nomor Layanan Care Center 165, Simplifikasi Rujukan Thalasemia Mayor dan Hemofilia serta Portal Web Jurnal JKN. 

Berbagai inovasi layanan ini diluncurkan serentak dan dihadiri oleh Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), serta Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, di Jakarta, Senin (13/09/21).

Direktur Utama BPJS kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, diluncurkannya tiga inovasi tersebut sebagai upaya dalam peningkatan kualitas layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Ini merupakan komitmen kami kepada peserta BPJS Kesehatan. Berbagai inovasi dan terobosan berbasis teknologi untuk menunjang penyelenggaraan Program JKN yang berkeadilan dalam melayani peserta di seluruh Indonesia," kata Ali Ghufron Mukti.

Dirinya berharap, layanan yang diluncurkan pada hari ini dapat memberikan kemudahan akses layanan serta mengakomodir harapan dan memenuhi kebutuhan peserta maupun para pemangku kepentingan. 

"Kami juga mohon dukungan dari seluruh stakeholder, untuk bersama-sama mengawal berjalannya Program JKN-KIS, agar seluruh peserta mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik,”ujarnya. 

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun mengatakan, BPJS Kesehatan secara bertahap mengubah nomor layanan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 menjadi 165. 

"Perubahan nomor layanan BPJS Kesehatan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengingat nomor tersebut jika sewaktu-waktu memerlukan informasi atau melakukan pengaduan," katanya.

Selama masa transisi sampai Desember 2021, masyarakat masih dapat menggunakan secara paralel nomor 1500 400 maupun 165 untuk menghubungi BPJS Kesehatan Care Center.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Lily Kresnowati mengatakan, BPJS Kesehatan juga menghadirkan kemudahan akses pelayanan dan administrasi bagi peserta JKN-KIS, khususnya penyandang thalassemia mayor dan hemofilia yang menjalani terapi rutin transfusi darah, obat antihemofilia dan obat kelasi besi di rumah sakit. 

Dengan simplifikasi layanan tersebut, mereka tak perlu lagi mengujungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk memperbarui surat rujukannya.

"Penyederhanaan layanan tersebut akan diimplementasikan segera pada bulan September 2021 ini di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," ujarnya.

Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal, mengungkapkan, BPJS Kesehatan juga meluncurkan Jurnal JKN berupa web portal yang menjadi sarana sharing pengetahuan terkait program JKN-KIS melalui publikasi jurnal ilmiah. 

"Laman ini berfungsi untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan karya ilmiah dari berbagai pihak, baik secara nasional maupun internasional dalam bentuk digital," terangnya.

Andi Afdal, mengungkapkan Jurnal JKN bisa menjadi wadah ilmu pengetahuan dan informasi yang telah teruji dan bisa dijadikan referensi yang kredibel dalam rangka pengembangan program JKN-KIS ke depan.

Editor : Tata Jaelani

 

Tag:    nasional  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top