BPBD : Status Kabupaten Bekasi Masih Siaga Bencana

BPBD : Status Kabupaten Bekasi Masih Siaga Bencana


TerasKreasi.com
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln bersama Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muhammad Said

CIKARANG PUSAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi belum meningkatkan status bencana banjir di Kabupaten Bekasi menjadi tanggap darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengatakan, kondisi terakhir banjir di Kabupaten Bekasi masih dalam status siaga bencana.

"Tadi saya sudah laporkan ke Pak Bupati, karena di satu kecamatan (banjir) belum massif di semua desa, situasi masih terkendali dan masih bisa kita atasi, maka statusnya siaga bencana. Belum ditingkatkan menjadi tanggap darurat bencana," kata Henri, saat mendampingi Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninjau lokasi banjir di Desa Karangsari Cikarang Timur, Senin (08/02/21).

Pihaknya menyebutkan, dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi, genangan banjir tersebar di 97 titik di 17 desa yang berada di 12 kecamatan. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said menjelaskan, status tanggap darurat bencana dapat diberlakukan apabila banjir terjadi secara massif di sebagian besar desa dan kecamatan.

"Tanggap darurat itu diberlakukan apabila banjir melanda lebih dari setengah jumlah kecamatan yang ada, lebih dari setengah jumlah desa dan kelurahan yang ada. Dan terjadi secara massif," kata Said.

Selain itu, kata Said, indikatornya apabila terjadi genangan air antara dua sampai tiga hari. "Kondisi banjir di Kabupaten Bekasi saat ini masih bisa dikendalikan, dan genangan air masih mengalir," ujarnya.

Terkait antisipasi terjadinya bencana angin puting beliung di Kabupaten Bekasi, Said mengatakan semua daerah harus waspada karena angin puting beliung bisa terjadi dimana saja.

"Puting beliung itu tidak memandang daerah pesawahan atau perkotaan. Tapi tergantung situasi putaran angin. Kita pun belum punya alat deteksi untuk memastikan dimana puting beliung akan terjadi. Intinya tetap waspada," kata dia.

Editor : Yus Ismail

Tag:    pemerintahan  |  pemerintahan  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top