BPN : 22.000 Bidang Tanah di Kabupaten Bekasi Sudah Bersertifikat

BPN : 22.000 Bidang Tanah di Kabupaten Bekasi Sudah Bersertifikat


TerasKreasi.com
Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Tengku Fadil Fadli

CIKARANG PUSAT - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi pada tahun 2020 memperoleh target mengeluarkan sertifikat untuk 28.000 bidang tanah. 

Hingga akhir tahun ini BPN sudah menyelesaikan target mengeluarkan sertifikat hak atas tanah sebanyak 22.000 bidang tanah di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Tengku Fadil Fadli, mengatakan, dari 22.000 sertifikat tersebut, sebagian besar sudah diserahkan secara bertahap kepada masyarakat. 

"Sedangkan penyerahan terakhir sebanyak 6.500 sertifikat dilakukan pada hari ini yang diserahkan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Presiden Joko Widodo sebanyak 1 juta sertifikat," kata Fadil, usai acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat Se-Indonesia yang berlangsung secara virtual di Command Center Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (09/11/20).

Tengku Fadil menuturkan, hingga saat ini masih banyak bidang tanah di Kabupaten Bekasi yang belum bersertifikat.

"Kita targetkan pada tahun 2024 nanti seluruh bidang tanah di Kabupaten Bekasi sudah bersertifikat. Karena masih ada 230.000 bidang tanah lagi yang belum bersertifikat," ujarnya.

Fadil mengaku, saat ini pihaknya masih terus mencoba memetakan semua desa, sehingga seluruh bidang tanah di Kabupaten Bekasi dapat terukur, terpetakan dan terdaftar sehingga bisa dikeluarkan sertifikatnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo pada Senin, 9 November 2020, menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat secara virtual. 

Berbeda dari penyerahan sertifikat yang biasa dilakukan sebelumnya, kali ini penyerahan dilakukan terhadap bidang tanah dari seluruh Indonesia sebagai rangkaian peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (Hantaru) tahun 2020.

Dalam penyerahan ini, Kepala Negara menyerahkan sebanyak satu juta sertifikat kepada para penerima hak dari 31 provinsi di Indonesia melalui konferensi video dari Istana Negara, Jakarta.

Reporter : Tedi
Editor      : Tata Jaelani

Tag:    ekonomi  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top