Imbas Covid 19, Pembangunan Jaling dan Drainase Ikut Terpangkas

Imbas Covid 19, Pembangunan Jaling dan Drainase Ikut Terpangkas


TerasKreasi.com
Nurwahyi

CIKARANG PUSAT – Akibat pandemi Covid-19 membuat sejumlah program Tahun Anggaran 2020 terpangkas dan harus ditiadakan. Salah satunya Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan)[

Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Nurwahyi mengatakan di bidangnya sendiri anggaran yang terpangkas lumayan besar sekitar 56 persen akhibat di refocusing (pemangkasan).

"Iyah, akhibat refocusing anggaran di bidang Permukiman sejumlah kegiatan terpaksa di tiadakan dulu dimana dananya untuk penanganan covid 19,"  ungkap dia pada, Senin (31/08/2020).

Jelas dia, Anggaran yang terefocusing sebesar 56 Persen itu lebih banyak ke pembangunan jaling dan drainase. Kalau kegiatan yang hari ini tidak bisa dilaksanakan karena anggarannya terpakai buat penananganan Covid 19, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mencoba mengusulkan kembali di Tahun Anggaran 2021.

"Di kita (Permukiman) anggaran yang di refocusing lebih banyak di pembangunan jaling dan drainase. Namun, itu tetap akan menjadi prioritas kami juga untuk dapat melanjutkan program yang menjadi usulan tetap di wujudkan,"kata dia

Dirinya menambahkan bahwa penundaan pembangunan untuk pembangunan jalan dan drainase sebenarnya bukan dari pengaruh refocusing (pemangkasan) anggaran saja.

"Jadi masyarakat harus menyesuaikan dan memahami keadaan ini, begitu pun juga kami sebagai bagian dari Pemerintah Daerah tentunya harus menaati apa yang di instruksikan pimpinan terhadap apa yang sedang terjadi sekarang ini, "imbuhnya

Usulan pembangunan yang masuk dalam program agenda dinas terutama di bidang permukiman diantaranya dari usulan mulai dari musdes, musrenbang kecamatan hingga Musrenbang Kabupaten Bekasi. Karena sekarang kondisinya tidak memungkin kan maka masyarakat sekiranya sudah memahami semua itu karena hari ini sudah menjadi isu nasional, "sambung dia. (*)

 

KONTRIBUTOR: DEDI JUNESKA

EDITOR: TATA JAELANI

 

Tag:      |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top