IPPKB Korwil Jabar Nilai Kegiatan Satu Juta Akspetor Baru Tepat Sasaran

IPPKB Korwil Jabar Nilai Kegiatan Satu Juta Akspetor Baru Tepat Sasaran


TerasKreasi.com
AHMAD SYAFARIEL

CIKARANG PUSAT - Ketua Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) Korwil IV Jabar, Ahmad Syafariel menilai kegiatan satu  juta akseptor oleh BKKBN pusat dalam rangka memperingati Hari Keluarga  nasional ( Harganas ) tahun ini tepat sasaran.

“Biasanya Harganas dilaksanakan rutin setiap tahunnya hanya menampilkan serimonial saja. memamerkan hasil produk daerah, tapi tahun ini karena pandemi corona kegiatan Harganas fokus kepada peningkatan akseptor dan pembagian alat kontrasepsi, seperti Kondom, pil dan suntik,”ujarnya kepada Bekasikab.go.id pada Jumat (26/06/2020)

Dikatakannya kegiatan Harganas tahun merata di kota dan kabupaten se- Indonesia  dengan diwajibkan menghadirkan 34 ribu lebih akseptor baru, terutama akseptor  pasangan usia subur (PUS).

“Dengan demikian dapat menjawab keresahan tentang akseptor KB  yang drop out (DO) dengan jumlah akseptor baru yang sangat signifikan,”terangnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan mengatakan Kabupaten Bekasi ditarget 43 Ribu akseptor baru dalam rangka Hari Keluarga Nasional Tahun 2020 ini. Ia mengaku sudah mencicil jumlah tersebut sejak 18 Juni 2020, dengan akseptor tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

“Kita akan pasang alat kontrasepsi kepada 80 peserta pada peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2020 di Puskesmas Babelan 2, Kecamatan babelan pada 29 Juni 2020, dengan standar protokokol kesehatan dan wilayah tersebut masuk zona hijau, ”ujarnya.

Dikatakannya DPPKB juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Covid-19 untuk  pengajuan Alat Pelindung Diri (APD) dan melakukan Rapid tes terlebih dahulu kepada tenaga medis yang akan menjadi petugas. "Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas dalam penyiapan APD dan rapid test untuk petugas," jelasnya. 

Ia  merinci untuk 43.321 akseptor baru tersebut terdiri dari ayudi atau implan sebanyak 1.447, suntikan 5.461, dan pil 36.731. (*)

Penulis : Indra Jaya

Editor  : Tata Jaelani

Tag:      |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top