Percepat Test Covid-19, Pemkab Bekasi Miliki Alat PCR Sendiri

Percepat Test Covid-19, Pemkab Bekasi Miliki Alat PCR Sendiri


TerasKreasi.com
Foto ilustrasi tes PCR (detik)

CIKARANG UTARA - Untuk mempercepat hasil pemeriksaan pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi telah memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR).  Alat tersebut berada di Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bekasi Pasir Gombong Cikarang Utara.

“Alat ini sudah mulai digunakan sejak hari Selasa lalu. Sampai dengan hari ini sudah berjalan 3 hari. Saat ini, kami masih dalam proses penyesuaian dan training penggunaannya,” jelas Kepala UPTD Labkesda Kabupaten Bekasi, Agus Sarin saat di wawancara tim Humas Kabupaten Bekasi, Kamis (16/4).

Agus mengaku, di Kabupaten Bekasi baru tersedia satu alat yang tersedia. Setelah sebelumnya, semua sampel swab test yang diperoleh harus dibawa ke Balitbang Kemenkes yang berada di Jakarta. Dan memerlukan waktu 7 sampai dengan 10 hari untuk mengetahui hasilnya.

“Dengan adanya alat ini, kita dapat memotong waktu lamanya pemeriksaan hasil swab test. Jadi, dari Puskesmas atau Rumah Sakit rujukan sekarang dapat langsung mengirimkan sampel ke Labkesda. Lalu kita test dan hasilnya akan keluar dalam kurun waktu 2 sampai dengan 3 jam saja,” terangnya.

Dalam sehari, Agus mengatakan, Labkesda Kabupaten Bekasi mampu memeriksa 16 sampel swab test. Kedepan, Ia juga memastikan timnya dapat memeriksa 32 sampel swab test dalam satu hari setelah proses penyesuaian selesai.

Agus menyampaikan, kedepan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan alat PCR. Namun, sebelumnya akan dilihat seberapa banyak jumlah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Menurutnya, hingga saat ini, dengan satu alat yang tersedia masih mencukupi pemeriksaan swab test pasien Covid-19.

Polymerase Chain Reaction (PCR) merupakan alat yang digunakan untuk pemeriksaan Covid-19, dengan memeriksa spesimen lendir menggunakan swab di hidung dan tenggorokan. Pemeriksaan menggunakan PCR adalah metode yang paling akurat dalam mendeteksi Covid-19.

“Hal ini merupakan kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Dimana, kita sudah memiliki alat sendiri untuk pemeriksaan Covid-19. Tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasilnya. Semoga, dengan adanya alat ini bisa berguna untuk masyarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu data terbaru kasus Covid-19 Kabupaten Bekasi dari laman http://pikokabsi.bekasikab.go.id, hingga Kamis malam (16/04/20) pkl. 20.00 WIB tercatat kasus terkonfirmasi positif sebanyak 54 orang, 14 orang sembuh, 14 dirawat di rumah sakit, 18 isolasi mandiri dan 8 meninggal dunia.

Selain itu tercatat 562 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 197 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 162 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 5 Orang Pelaku Perjalanan (OPP).

Reporter : Himawan Abror
Editor      : Yus Ismail

Tag:    covid19  |  pemerintahan  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top