Kekuatan Statistik Sektoral Sumber Perumusan Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan
J U R N A L

Kekuatan Statistik Sektoral Sumber Perumusan Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan


TerasKreasi.com
Ilustrasi ; binakarir.com

Penulis : SARIPUDIN, SE

Kepala Seksi Statistik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi

PEMBANGUNAN

Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagaimana tertulis dan tersirat di dalam Pembukaan UUD 1945, bahwa negara dibangun dengan tujuan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa selanjutnya diterjemahkan oleh masing-masing pemerintah baik pusat maupun daerah dalam bentuk pelaksanaan pembangunan di masing – masing pemerintah. Pembangunan adalah proses mewujudkan aspirasi masyarakat di berbagai bidang sehingga masyarakat menjadi sejahtera baik lahir maupun batin atau dengan kata lain pembangunan dapat diartikan sebagai `suatu upaya terkoordinasi untuk menciptakan alternatif yang lebih banyak secara sah kepada setiap warga negara untuk memenuhi dan mencapai aspirasinya yang paling manusiawi (Nugroho dan Rochmin Dahuri, 2004).

Untuk terwujudnya pembangunan yang diharapkan oleh masyarakat tidak terlepas dari perencanaan dan perumusan kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah. Selanjutnya untuk mewujudkan perencanaan dan perumusan yang baik dalam pembangunan tiada lain adalah tersedianya data dan statistik sebagai ilmu pengetahuan yang dapat menterjemahkan dan mengolah data tersebut, dengan kata lain DATA STATISTIK sebagai kata kunci dalam perencanaan dan perumusan pembangunan.

JENIS STATISTIK

Ada beberapa jenis statistik yang dikenal sebagaimana tertuang dalam UndangUndang Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, yaitu ; Statistik Dasar, Statistik Sektoral dan Statistik Khusus. Statistik Dasar adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk keperluan yang bersifat luas, baik bagi pemerintah maupun masyarakat, yang memiliki ciri-ciri lintas sektor, berskala nasional, makro, dan yang penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab BPS dan sebagaimana diamanatkan dalam Perpres 39 Tahun 2019 sebagai PEMBINA DATA.

Statistik Sektoral adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan institusi tertentu dalam rangka penyelengaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan yang merupakan tugas pokok instansi yang bersangkutan yang penyelenggaraannya menjadi tanggungjawab DISKOMINFOSANTIK sebagaimana diamanatkan dalam Perpres 39 Tahun 2019 sebagai WALIDATA. Statistik Khusus adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan spesifik dunia usaha, pendidikan, sosial budaya, dan kepentingan lain dalam kehidupan masyarakat, yang penyelenggaraannya dilakukan oleh lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya.

STATISTIK SEKTORAL

Perbedaan pemanfaatan untuk siapa data itu ditujukan, menjadikan data statistik itu menjadi beragam. Keragaman data statistik ini tentunya seiring dengan bertambahnya ruang lingkup pembangunan dari tahun ke tahun yang dapat ditangani pemerintah bersama rakyat yang juga semakin bertambah luas. Hasil yang dicapai dalam pembangunan tahap terdahulu, merupakan landasan untuk pelaksanaan pembangunan tahap berikutnya. Dengan meluasnya bidang-bidang yang dibangun, kebutuhan akan statistik bertambah luas pula. Disinilah statistik sektoral memegang peran yang sangat penting dalam mengantispasi bertambah luasnya kebutuhan akan data sektoral bagi pembangunan.

Dalam menyusun rencana pembangunan data-data dari BPS saja tidak cukup, maka perlu disandingkan pula dengan data-data dari masing-masing OPD yang mengurusi statistik sektoral.

Banyak sekali data-data dari OPD (statistik sektoral) yang bisa dijadikan sebagai bahan perencanaan pembangunan, misalnya: data suhu, kelembaban udara, dan curah hujan untuk menentukan pola tanam di sektorpertanian; data mengenai jumlah Keputusan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menentukan bagaimana indikator demokrasi berjalan; data pendidikan misalnya mengenai jumlah sekolah, murid, dan guru untuk mengetahui bagaimana rasio kebutuhan guru terhadap ketersediaan sekolah dan murid; data kesehatan misalnya mengenai fasilitas dan tenaga kesehatan, jumlah bayi lahir, jumlah ibu hamil, jumlah kasus penyakit, jumlah klinik, peserta KB, dan pasangan usia subur; data pertanian, dan lain sebagainya sampai semua sektor kehidupan terdata dan terkompilasi.

Di samping data statistik tentang aspek yang menyangkut bidang ekonomi perlu juga dikembangkan data statistik yang bertalian dengan hukum dan keadilan, kebudayaan, dan masalah sosial lainnya.

Bila kekuatan statistik sektoral ini sudah terbangun maka kedepannya Informasi statistik yang sudah ada ini perlu dibangun sistem kompilasi statistiknya sehingga lebih berdayaguna dan berhasilguna bagi keperluan perencanaan dan pengamatanpembangunan, maupun bagi landasan pengambilan kebijakan. Untuk dapat berfungsi sebagai indikator yang baik dalam menilai kondisi dan situasi kehidupan masyarakat yang sedang membangun, berbagai jenis statistik harus dikembangkan dalam suatu sistem yang terpadu dan serasi dengan masalah-masalah pembangunan.

Sistem statistik yang terpadu demikian itu, diharapkan dapat memberikan gambaran yang luas, baik berupa data makro maupun yang mengungkapkan perbedaan antar daerah dan antar golongan masyarakat, baik yang menyangkut lintas sektor maupun yang menggambarkan hubungan timbal balik faktor-faktor ekonomi dan non ekonomi.

Namun untuk mendukung itu semua, butuh sinergi antara BPS sebagai penyedia data statistik dasar dan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai penyedia data statistik sektoral untuk bersama-sama menyediakan data statistik bagi keperluan perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Tugas DISKOMINFOSANTIK sebagai WALIDATA ialah mengumpulkan, mengolah, menyusun, dan menganalisa rangkaian statistik sektoral guna perencanaan, pengamatan lanjut, dan penilaian pelaksanaan pembangunan kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Sejatinya DISKOMINFOSANTIK dalam mengemban tugas dan tanggungjawab tersebut diperlukan SDM sesuai kometensinya dan dukungan serta motivasi para pengambil kebijakan. Pembangunan butuh kekuatan dan salah satu kekuatan untuk membangun adalah data statistik yang berkualitas.

 

Tag:    pendidikanbudaya  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

/* */
Top