Ketika Medsos Bikin Kacau, Kebijakan Pertama Adalah Menyelamatkan Masyarakat
Menteri Kominfo Jhonny G Plate

Ketika Medsos Bikin Kacau, Kebijakan Pertama Adalah Menyelamatkan Masyarakat


bekasikab.go.id
Menteri Kominfo Jhonny G Plate

Menteri Kominfo yang baru saja dilantik, Jhonny G Plate, menilai,  kebijakan utama yang akan diambil ketika Medsos meresahkan , adalah menyelamatkan masyarakat.
 
Jhony , sebagaimana dikutip dari kompas.com, mengatakan hal itu terkait banyaknya pertanyaan terkait adanya pembatasan Medsos pada tahun-tahun sebelumnya.
 
 
"Pilihan saya tentu tidak ada pembatasan," ujarnya saat berbincang dengan wartawan di Kantor Kemenkoinfo, Jakarta, Senin (28/10/2019).
 
 
"Tapi supaya tidak ada pembatasan jangan buat kacau, jangan berbuat melanggar hukum. Itu pilihan yang pertama dan terutama," sambung dia.
 
Jhonny  memastikan, pihaknya akan tetap mengambil kebijakan pembatasan bila percakapan atau isu yang berkembang di Medsos dinilai potensial memecah belah masyarakat.
 
Kebijakan itu juga dinilai cukup ampuh untuk menekan penyebaran kabar bohong atau hoaks melalui media sosial yang dinilai membahayakan masyarakat
 
Namun, lanjutnya, pada saat di mana ada kejadian yang membahayakan masyarakat, maka pilihannya yang pertama adalah menyelamatkan masyarakat. 
 
"Menyelamatkan masyarakat dengan sedikit mengambil haknya masyarakat melalui pembatasan, yang sifatnya sementara, bukan pembatasan permanen," terangnya.
 
Pemerintah , ujar Jhonny, menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat warga negara karena dilindungi oleh konstitusi. Akan tetapi disisi lain, konstitusi juga memastikan, bahwa kebebasan berekspresi dan berpendapat juga tetap menghormati hak warga negara lainnya, tak memecah belah dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
"Pada saat di mana terjadi satu keadaan force mejeure di luar yang diperkirakan, kekacauan, maka tentu ada pembatasan, bukan penyetopan," ucapnya.
 
Tujuannya  , lanjut pria kelahiran Ruteng,   Nusa Tenggara Timur  ini , bukan untuk masyarakat yang berpikiran positif, tapi membatasi mereka yang mengambil bagian secara negatif di dalamnya. itu kira-kira yang bisa kami lakukan," tutupnya. (gu)-editor:agus suzana

Tag:    nasional  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top