Dinas P3A Luncurkan Layanan TESA 129

Dinas P3A Luncurkan Layanan TESA 129


bekasikab.go.id
Hj Titin Fatimah

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi melalu Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak luncurkan ‘Call Center’ dan ‘Tesa (Telpon Sahabat Anak) 129'.  Program ini, bertujuan memberikan kesempatan kepada anak yang punya masalah , baik dengan keluarganya atau dengan temannya, untuk mengadu melalui ‘Tesa 129'.
 
Misalkan saja, ujar Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Khusus Anak pada DP3A Kabupaten Bekasi, Hj Titin Fatimah, SH, M.Si, ada seorang anak yang kena ‘buly’ temannya, bisa mengadu melalui ‘Tesa 129'.
 
Di sekretariat ‘Tesa 129', lanjut Titin, ada psikolog, konsultan hukum ataupun petugas kesehatan yang akan menjawab pengaduan dari sang anak yang melapor.
 
Untuk diketahui, Telepon Sahabat Anak (TESA) 129 adalah media pelayanan informasi dan konsultasi melalui telepon bebas pulsa bagi anak yang sedang membutuhkan bantuan dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah darurat yang menimpanya.
 
Pelayanan publik ini diselenggarakan Pemerintah dengan bantuan Plan Internasional sejak tahun 2005 sebagai bentuk perlindungan dan pembinaan kepada anak dengan tujuan melindungi anak agar dapat melaksanakan aktivitasnya sebagai anak, baik di rumah, sekolah maupun di lingkungan sosial lainnya.
 
Kemudian, membantu pengembangan kerjasama antar pihak – pihak terkait dalam rangka menciptakan jejaring pelayanan yang mendukung dan memfasilitasi perawatan dan perlindungan anak. Selanjutnya, juga dalam rangka mengadvokasi pelayanan bagi anak yang sebelumnya tidak terjangkau pelayanan, tidak memiliki akses atau tidak memadai akses pelayanannya.
 
Dan yang tak kalah pentingnya, adalah mengupayakan peningkatan kualitas pelayanan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus dan memastikan terjaminnya pemenuhan hak anak.
 
Sejak diperkenalkan pertama kali di Jakarta pada tahun 2006 sampai saat ini layanan TESA 129 telah dikembangkan pemerintah di kota-kota lain di Indonesia, termasuk kini di Kabupaten Bekasi.
 
TESA 129 sebut Hj Titin Fatimah,  telah menjadi salah satu referensi penentuan kategori sebuah kota atau kabupaten layak anak. Kabupaten Bekasi sendiri juga sudah mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak. (agus suzana)

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top