Perlu inovasi agar pasar tradisional tetap bisa bertahan
Ade Asma, Kasubag TU Pasar Tambun

Perlu inovasi agar pasar tradisional tetap bisa bertahan


bekasikab.go.id
Ade Asma dan Pasar Tambun yang tampil cerah

Keberadaan pasar tradisional di kota-kota besar semakin terjepit oleh pasar modern, mall dan department store  oleh karenanya,  perlu adanya inovasi agar pasar tradisional tidak ditinggal pembeli 
 
"Untuk bersaing dengan pasar modern memang terbilang berat, jadi inovasi memang perlu demi menjaga agar masyarakat tetap cinta pada pasar tradisional,"  ujar Ade Asma, Kepala Subag Tata Usaha Pasar Tambun. 
 
Inovasi itu, ujar Ade, misalnya menata pasar dan kios terlihat rapih dan nyaman di mata. Dan itu telah dilakukan misalnya dengan tampilan pasar dengan warna cat yang cerah.
 
Ade juga sudah meminta para pedagang di Pasar Tambun untuk menata kios atau lapaknya supaya terkesan lebih nyaman di mata. Misalnya mencat kios dengan warna cerah. 
 
Inovasi lain, lanjut Ade, misalnya seminggu sekali para pedagang mengenakan busana tradisional Bekasi, baju pangsi.
 
"Jadi ada kesan budayanya. Ya kalo bisa sih semacam wisata pasar. Awalnya orang datang ke pasar untuk berwisata melihat para pedagang pakai baju tradisional. Selanjutnya mereka kan akan berbelanja," ujar Ade kepada bekasikab.go.id. 
 
Namun di sisi lain, Ade mengakui masih cukup banyak masyarakat yang "fanatik" dengan pasar tradisional.  Misalnya,  budaya tawar menawar yang hanya ada di pasar tradisional menjadi daya pikat tersendiri. 
 
Namun meski demikian, Ade berharap para pedagang juga tetap harus membuat pembeli cinta dengan pasar tradisional.  Misalnya dengan keramahtamahan. 
 
"Perlu juga terjalin silaturahmi antara pedagang dan pembeli. Karena jika silaturahmi telah terjalin, pembeli tidak akan beralih ke pasar modern,"  papar Ade. (august suzana) 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top