Jangan Ada Lagi Kades Yang Bermasalah Dengan Hukum
Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida:

Jangan Ada Lagi Kades Yang Bermasalah Dengan Hukum


bekasikab.go.id

 

 

Persoalan hukum yang dihadapi Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi,   yang membawanya harus berurusan dengan hukum karena kasus dugaan korupsi tanah kas desa (TKD), diharapkan menjadi yang terakhir kalinya . Jangan sampai ada kepala desa yang terjerat hukum lagi.

Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Hj Ida Farida, mengatakan hal tersebut mengomentari tertangkapnya Kepala Desa Nagasari, Martam, atas dugaan korupsi TKD.

Terkait kekosongan jabatan Kepala Desa Nagasari, pihak DPMD, sebut Ida, sudah mendelegasikan Camat Serang Baru untuk menunjuk Pjs Kepala Desa Nagasari.

 “Saya sudah sounding bicarakan dengan pak bupati dan beliau juga  juga sudah mendelegasikan kepada camat untuk menunjuk Pjs-nya,” Ida Farida, Selasa (30/07).

Menurut Ida, penunjukan Pjs Kepala Desa Nagasri oleh camat dilakukan berdasarkan rapat desa yang disetujui oleh BPD, tokoh masyarakat serta para aparatur desa setempat beberapa waktu lalu.

“Penunjukan Pjs tak lain agar roda pemerintahan desa Nagasari tidak terganggu karena tidak adanya kepala desa. Jadi,  begitu kosong, camat, BPD dan perangkat desanya bermusyawarah.Paginya rapat, sorenya sudah selesai. Kita memang selalu mengendapankan musyawarah untuk mufakat,” ungkap Ida.

Martam diamankan Unit Krimsus Polres Metro Bekasi lantaran diduga menyalahgunakannya kewenangannya dengan meminta uang sewa Tanas Kas Desa (TKD) secara paksa kepada pengelola Pasar Pasir Kupang. Padahal sebelumnya, pengelola Pasar Pasir Kupang telah membayar uang sewa TKD milik Pemerintah Desa Nagasari kepada Kepala Desa sebelumnya.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top