Ini 9 prioritas pembangunan di Jawa Barat

Ini 9 prioritas pembangunan di Jawa Barat


bekasikab.go.id
Ridwan Kamil

Ini Sembilan Prioritas Pembangunan di Jabar pada 2020. 
 
Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat belum lama ini menggelar Kopdar (Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) untuk Triwulan II 2019 di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan sembilan prioritas pembangunan yang akan dilakukan Jawa Barat pada 2020. 
 
Berikut sembilan prioritas pembanguan tersebut:
 
1. Akses pendidikan untuk semua
Salah satunya, mulai tahun depan uang SPP untuk SMA/SMK di seluruh Jawa Barat akan digratiskan.
 
2.Desentralisasi layanan kesehatan
Emil mengatakan bahwa Pemdaprov Jawa Barat akan memaksimalkan program Layad Rawat.
"Kami juga ada rencana dengan bentuk investasi membangun Rumah Sakit Kelas C dan Kelas B. Saya tunggu proposal dari Kabupaten/Kota. Minimal sudah ada sepuluh proyek kita sudah siapkan, lokasi terserah tinggal diajukan. Khususnya, untuk daerah yang rasio rumah sakitnya masih kecil," ucapnya.
 
3. Pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi
Salah satu hal yang ditekankan Emil terkait optimalisasi program One Pesantren One Product (OPOP).
 
4. Pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata
Menurut Bank Indonesia, yang akan menolong ekonomi Jawa Barat adalah pariwisata. Maka itu, Emil mengatakan pihaknya akan mengembangkan potensi sektor pariwisata Jawa Barat. "Pariwisata akan kita maksimalkan melalui tiga tipe pengembangan, yaitu: Perbaikan akses, penyempurnaan destinasi, dan membuat kawasan ekonomi khusus (KEK)," katanya.
 
"Dalam lima tahun carikan di wilayah masing-masing seluas 200 hektar. Saya ingin satu Kabupaten/Kota punya satu KEK," lanjutnya.
 
5. Pendidikan agama dan tempat ibadah juara
Pemdaprov Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat saat ini tengah membahas peraturan daerah tentang pendidikan keagamaan, diantaranya membahas tentang pesantren. "Kami juga mengharapkan kita akan makin religius, program Maghrib Mengaji, Shubuh Berjamaah yang ditelandankan oleh kepemimpinan daerahnya," ucap Emil.
 
6. Infrastruktur konektivitas wilayah
Emil menjelaskan bahwa Pemdprov Jawa Barat memiliki kantor Badan Penghubung (Banhub) di Jakarta. Kantor ini bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten/Kota untuk berbagai kegiatan, salah satunya di kantor Banhub akan ada tim pelobi yang akan membantu Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk melobi pemerintah pusat melalui Kementerian/Lembaga agar mendapatkan proyek infrastruktur strategis.
 
Selain itu, pada kesempatan ini, Emil juga menjelaskan terkait program Kredit Indah (Infrastruktur Daerah). Pemda Kabupaten/Kota di Jawa Barat bisa memanfaatkan kredit ini bekerja sama dengan Bank bjb.
 
7. Gerakan membangun desa
Ketimpangan masih jadi permasalahan di Jawa Barat. Emil mengajak Pemda Kabupaten/Kota untuk membangun urusan desa secara bersama-sama.
 
"Mari kita keroyok sama-sama urusan desa. Sekarang status desa di Jabar, desa yang tadinya berkembang jadi desa maju ada sekitar 500 desa," ucapnya. "Jadi, kita akan fokus di desa," lanjut Emil.
 
8. Subsidi gratis Golekmah (Golongan Ekonomi Lemah)
Subsidi ini diberikan untuk pelayanan kesehatan kepada warga kurang mampu, sekolah gratis bagi warga kurang mampu, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), beasiswa perguruan tinggi bagi warga kurang mampu, buruh juara, dan sembako gratis.
 
9. Inovasi pelayanan publik dan penataan daerah
 
Emil menuturkan bahwa pihaknya ingin semua Kabupaten/Kota di Jawa Barat harus full digital dalam kegiatan pemerintahannya. Salah satu hal yang dia tekankan, yaitu penggunaan e-Budgeting yang dinilainya akan lebih bisa menghemat penggunaan anggaran.
 
"Kemudian, kita punya program remunerasi pekerja. Jadi, ASN ini yang rajin amplopnya tebal dan yang tidak rajin amplopnya tipis," katanya.. (Yud)

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top