Dinsos Kabupaten Bekasi terus optimalkan rumah singgah

Dinsos Kabupaten Bekasi terus optimalkan rumah singgah


bekasikab.go.id

Dinas Sosial Kabupaten Bekasi terus mengoptimalkan penggunaan   Rumah Singgah dalam penanganan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial). Pasalnya, jelas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi,  H.Abdilah, selalu saja ditemukan kasus PMKS di Kabupaten Bekasi.

"Yang paling sering kita temukan adalah kasus orang terlantar," ujar Abdilah.

H Abdillah mengambil contoh yaitu dalam hal lansia terlantar, yang ditangani Rmah Singgah beberapa waktu yang lalu,  yang pada  Rabu, 3 Juli 2019, UPTD Rumah Singgah kedapatan lansia terlantar dengan  kondisi ingatanya pikun.

Lansia terlantar seperti ini, lanjut Abdilah, butuh asesmen secara intensif dengan cara pendekatan adaptasi, pemahaman fsikologi kejiwaannya, demi  menggali informasi terkait nama dan asal usul klien.

Setelah tergalinya informasi, Tim Petugas Uptd Rumah Singgah langsung melakukan koordinasi dan penyebaran informasi ke berbagai pihak guna dapatnya tersampaikan kepada pihak kelaurga klien.

"Kita sudah punya alur dan SOP  dalam penangan di Rumah Singgah," ujar Abdilah.

Ending dari alur itu sendiri,  lanjutnya, adalah  adanya terminasi dan reunifikasi klien ke pihak keluarga, atau dirujuk ke panti yang menangani, guna adanya tindakan lebih lanjut tergantung seperti apa jenis PMKS nya.

Alhamdulillah setelah alur dan prosedur itu dilakukan, biasanya klien Rumah Singgah mendapatkan titik terang, sehingga klien lansia terlantar dapat di reunifikasi kepada pihak kelurganya.

Seperti halnya pada Jum'at 5 Juli 2019, klien lansia terlantar
bernama Prancisca Surya Pranata, (75 tahun) dapat kembali kepada kelurganya dengan dijemput  anaknya  Lyla Pranata.

Itu sebabnya UPTD Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Bekasi selalu "On time" atau tepat waktu dan sigap dalam penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), khususnya penanganan masalah keterlantaran yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Abdilah kepada bekasikab.go.id,   Senin ( 8/7), mereka yang ditemukan  terlantar selain lansia, juga anak dan balita serta  Orang dengan gangguan jiwa (OGDJ).(edi yp)_editor: august suzana

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top