Perekaman E-KTP jemput bola, tapi blanko kosong

Perekaman E-KTP jemput bola, tapi blanko kosong


PeIayanan perekaman E-KTP di wilayah  Kecamatan Tambun Utara (Tamara)  dilakukan dengan sistem jemput bola demi pendekatan kepada masyarakat. 
 
Metode ini, sebut Camat Tambun Utara, Dodo Rosika,  metode jemput bola karena menindaklanjuti arahan dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil pada Kementrian Dalam Negeri. 
 
Namun begitu,  lanjutya, semua tentunya tergantung pada ketersediaan atau stok blanko E-KTP.
 
Yang penting,  ujarnya, masyarakat sudah melakukan perekaman dan memiliki Suket atau Surat Ketengan pengganti E-KTP. 
 
Terbatasnya stok blanko E-KTP yang dikirim Kemendagri, lanjutya,  juga berdampak ke semua kecamatan.
 
Kepala Bidang Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi,  Sugiri misalnya,  menyebutkan,  stok blanko E-KTP yang dikirim Kemendagri ke Kabupaten Bekasi perbulannya sekitar 400 blanko 
 
".Dibagi ke 23 kecamatan,  masing-masing paling banyak sekitar 200 blanko. Sehari saja untuk kecamatan padat penduduk langsung habis, " ujar Sugiri. 
 
Sementara itu terkait perekaman E-KTP dengan sistem jemput bola,  ujar camat,  diprioritaskan di desa padat penduduk atau yang lokasinya jauh dari kantor kecamatan. 
 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top