Obyek wisata minim, ocupasi hotel di Kabupaten Bekasi rendah

Obyek wisata minim, ocupasi hotel di Kabupaten Bekasi rendah


bekasikab.go.id

 
 
Tingkat okupansi hotel di Kabupaten Bekasi menurun drastis. Jika sebelum tahun 2015, angka okupansi masih sekitar 60℅, sekarang sudah di bawah 30%. "Ini terjadi karena semakin banyak apartment dan dibangunnya hotel-hotel baru. 
Demikian dikemukakan Manager Hotel Grand Cikarang Rahmat Chotib Nasution saat jumpa pers dengan peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 29 PWI Jabar di Hotel Grand Cikarang Jababekas, Kamis (27/6/2019). 
 
Selain itu, ujar Rahmat, lesunya bisnis hotel di Kabupaten Bekasi, karena sedikitnya objek wisata yang sudah ditata secara baik. " Yang datang ke Kabupaten Bekasi, sebagian besar hanya untuk kepentingan bisnis semata. Jarang yang ke Bekasi untuk rekreasi menikmati objek wisata," kata Rahmat.
 
Oleh karena itu Rahmat mengharapkan perhatiam Pemkab Bekas untuki membangun objek-objek wisata, sehingga banyak wisatawan yang berrekreasi ke Bekasi. Rahmat melihat banyak objek wisata, tapi belum ditata dan di kelola secara baik, sehingga belum mengundang tamu untuk datang ke Bekasi. 
 
Di tambah Kemacetan, yang juga semakin memperparah keadaan. Dulu,  ujar Rahmat, setiap orang yang ada keperluan di Kabupaten Bekasi, selalu menginap di Cikarang dan sekitarnya. "Sekarang mereka lebih memilih menginap di Jakarta, sehingga tingkat hunian semakin menurun drastis " keluhnya.( eyp)

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top