5 Jabatan Tinggi Pratama kosong usai rotasi
Akan Dilelang/Open Bidding

5 Jabatan Tinggi Pratama kosong usai rotasi


bekasikab.go.id
Bupati Eka Supria Atmaja lantik 22 Pejabat Tinggi Pratama

Usai diisinya 18 jabatan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi kini tersisa lima jabatan yang kosong.  Kelima jabatan tersebut adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran,  Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Terhadap kelima jabatan tinggi pratama yang kosong tersebut,  Kepala Bidang Pengembangan ASN pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi,  Agus Budiono,  mengatakan,  kemungkinan akan diisi melalui open bidding atau lelang jabatan,  mengingat Bupati Bekasi baru saja melakukan rotasi.

"Tetapi tentunya tergantung kebijakan Pak Bupati,apakah diisi oleh pejabat tinggi pratama lainnya atau apakah akan open bidding,"  ujar pejabat yang akrab dipanggil Abud ini.

Seperti diketahui,  selain 22 jabatan tinggi pratama yang hari ini (Rabu 19/06) ada tiga  masing-masing Kepala Dinas Perdagangan {Abdurofiq), Kepala Dinas Perindustrian (Peno Suyatno), Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dedi Supriadi) dan Asisten Daerah (Asda) III Suhup.

Sementara itu para pejabat tinggi pratama yang dilantik hari ini masing-masing adalah    Juhandi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah); Entah Ismanto menjadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan (sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM); Akhmad Kosasih menjadi Sekretaris DPRD (sebelumnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), Carwinda menjadi Kepala Dinas Pendidikan (sebelumnya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat); Encep Supriatin Jaya menjadi Kepala Dinas Pariwisata (sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB) serta Nani Suwarni menjadi Kepala Dinas Pertanian (sebelumnya Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga).

Kemudian Agus Trihono menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan); Darmizon menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (sebelumnya Kepala Inspektorat); Yuliardi Prihartono menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (sebelumnya Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah); Farid Setiawan menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluraga Berencana (sebelumnya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia); Effendi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (sebelumnya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) dan Ida Farida Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (Sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak).

Lalu Wahyudi Amsar menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (sebelumnya Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan); Slamet Supriyadi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (sebelumnya Asisten Pembangunan dan Perekonomian); Ali Syahbana menjadi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (sebelumnya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil); Sutiaresmulyawan menjadi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata) dan Herman Hanafi menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (sebelumnya Sekretaris DPRD) (august Suz@na) 


 

.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top