Nasib Raperda Perlindungan Lahan Abadi Pertanian semakin tak jelas
Di masa-masa akhir anggota DPRD 2014-2019

Nasib Raperda Perlindungan Lahan Abadi Pertanian semakin tak jelas


Meski Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perlindungan Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Bekasi sudah dibahas oleh pihak legislatif,  namun nasib 'Raperda' tersebut sampai periode DPRD 2014-2019 akan berakhir, sampai saat ini tidak jelas.

 “Bola panas Raperda lahan abadi  pertanian  sudah ada di DPRD. Disahkan atau tidaknya itu domain legislatif,” ungkapnya, Plt Kepala Dinas Pertanian,  Ir Wahyudi  Rabu (15/05).

Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi,  sebut Wahyudi,  sudah menyerahkan detail wilayah-wilayah yang  nantinya akan dibuat Perda lahan abadi Pertanian.  Tujuannya tentu saja agar tidak diserobot para pengembang perumahan atau industri.

Sementara itu Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Bekasi Edy Supriyadi mengatan pihaknya  hanya sebatas memberikan bantuan dengan menurunkan tim teknis dari Universitas Pertanian Bogor (IPB) untuk membantu membuat kajian dan penelitian Raperda tersebut.

"Selebihnya, kami tidak campur tangan,"  tegas mantan Kepala BPMPT dan Kepala BKD tersebut.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top