Dinas Pariwisata agar tinjau kembali Perda No 3/2016
Tidak mencantumkan sanksi bagi THM yang melanggar

Dinas Pariwisata agar tinjau kembali Perda No 3/2016


bekasikab.go.id

 

Penegakan Perda  Kabupaten Bekasi No. 3 Tahun 2016 Tentang Pariwisata beberapa menuai permasalahan yang cukup mengundang perhatian.

Seperti diketahui, segel yang diterapkan oleh satpol PP ke sejumlah tempat hiburan malam dirusak kembali oleh beberapa oknum.

Karenanya  kewibawaan atau ketegasan Satpol PP Kabupaten Bekasi dipertanyakan.

Menurut Hudaya, Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, yang ditemui bekasikab.go.id di ruang kerjanya . Satpol PP yang dipimpinnya telah melaksanakan penegakan Perda, khususnya Perda No. 3 Tahun 2016 tentang ke Pariwisataan, sesuai dengan tupoksi dan aturan yang berlaku, yakni pasal 47.

"Jika kemudian ada oknum yang berani membukanya kembali, ada kemungkinan dia mengetahui tidak ada sanksi pidana bagi pengelola tempat hiburan malam jika tidak mematuhi Perda tersebut.

"Lihat saja pasal 67 pada perda No. 3. Tidak ada sanksi pidana bagi mereka yang melanggar pasar 47 pada perda yang sama. Sedangkan pasal-pasal lain ada sanksi pidanya bagi mereka yang tidak mematuhi," ujar Hudaya.

"Itulah sebabnya Satpol PP Kabupaten Bekasi tidak bisa bertindak tegas terhadap oknum atau tempat hiburan malam yang kembali beroperasi," ujar Hudaya

Hudaya menyarankan, Dinas Pariwisata seyogyanya melakukan kajian kembali atas Perda No. 3 Tahun 2016 tersebut . (Herly)  editor : agus suzana

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top