Masyarakat membludak bikin KIA lantaran tak mau kolektif

Masyarakat membludak bikin KIA lantaran tak mau kolektif


bekasikab.go.id

 

Membludaknya masyarakat yang ingin membuat Kartu Indentitas Anak (KIA) di Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil
(Disdukcapil)  Kabupaten Bekasi,  ternyata lantaran mereka tidak mau membuat secara kolektif melalui desa/kelurahan atau sekolah.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kabupaten Bekasi,  Robet Suwandi, menjelaskan,  pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan membludaknya antrean permohonan pembuatan KIA,  karena kebijakan pembuatan KIA baru pada 2019 ini.

Karenanya,  pihak Disdukcapil memberikan kebijakan dengan pelayanan pembuatan KIA melalui desa/kelurahan (untuk anak usia 0-5 tahun) dan melalui sekolah (untuk anak usia 5-17 tahun kurang 1 hari).

Namun lantaran begiitu banyaknya masyarakat yang datang mengurus ke Disdukcapil tanpa melalui kolektif ,  pihak Disdukcapil tetap melayani.

Padahal,  ujar Robet,  cukup banyak masyarakat yang mengurus secara kolektif melalui sekolah atau desa/kelurahan sehingga mereka tak perlu antre.

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top