UMK Kabupaten Bekasi Terbesar Ke-3 Se-Jawa Barat

UMK Kabupaten Bekasi Terbesar Ke-3 Se-Jawa Barat


bekasikab.go.id

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Bekasi terbesar ketiga  Se-Jawa Barat, yakni Rp 4.146.126,18.

Jumlah tersebut berdasarkan penetapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas besaran UMK 2019 untuk 27 kabupaten/kota, Rabu (21/11/2018). UMK Kabupaten Karawang menjadi paling tinggi sebesar Rp4.234.010,27 dan Kota Banjar terkecil Rp1.688.217,52. 

Penetapan tersebut tertuang dalam keputusan Gubernur Jabar Nomor 561/kep 1220-yanbangsos/2018 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2019. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ferry Sofwan Arif , mengingatkan, bila UMK ini

 mulai berlaku pada 1 Januari 2019. Selain itu, bagi perusahaan yang telah menetapkan upah di atas UMK dilarang menurunkan besaran upah yang dibayarkan. 

"Dilarang mengurangi atau menurunkan upah pekerjanya, kalau sudah di atas yang tercantum di sini," ujarnya. 



Dalam menetapkan besaran UMK tersebut, ujar Ferry, pihaknya tetap mengacu pada PP 78/2015 tentang pengupahan. Sebagian besar kenaikannya juga sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebesar 8,03 persen dari UMK sebelumnya.

“Dalam kaitan perkembangannya, dalam proses dan penetapnnnya mengacu UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan dan PP 78/2015 tentang pengupahan," kata Ferry, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (21/11/2018) .
 

Adapun penetapan UMK, pihaknya, lanjut Ferry,  membagi ke dalam empat kategori. Dari kategori tersebut diketahui bila UMK 2019 Kabupaten Karawang tercatat paling besar Rp4. 234.010,27 dan Kota Banjar paling kecil sebesar Rp1.688.217,52. 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Bermedsos ASN

TULIS KOMENTAR

Top